Tips Jitu Menghadapi Ujian Nasional

Tigaserangkai.com - Tips Jitu Menghadapi Ujian Nasional - Ujian nasional (UN) semakin dekat. Siswa di kelas terakhir pada jenjang pendidikan sekolah, akan berjibaku menghadapi ujian tersebut. UN merupakan tes tahap akhir dalam sebuah pendidikan, dimana hasilnya akan menentukan lulus atau tidaknya para siswa dalam mencapai studi yang telah ditetapkan.

DSCF0008

Mulai tahun 2015, pemerintah tak lagi menjadikan nilai UN sebagai parameter satu-satunya kelulusan seorang siswa. Kelulusan siswa diserahkan pada sekolah masing-masing. Meski tak lagi menjadi indikator utama kelulusan, bukan berarti siswa tidak perlu mempersiapkan diri. Justru sebaliknya, siswa perlu menghadapinya dengan berbagai persiapan. Baik persiapan fisik maupun mental sehingga meraih hasil secara optimal dan memuaskan.

Berikut beberapa tips belajar efektif persiapan UN oleh Psikolog, Ayu Windiyaningrum, M.Psi. yang bisa membantu mempersiapkan diri dalam menghadapi UN tahun ini, sebagai berikut :

1. Fokus

Hentikan untuk sementara kegiatan dan agenda yang sekiranya tidak penting. Fokuslah untuk mengikuti UN. Nantinya setelah UN akan ada waktu yang panjang untuk melanjutkan kembali kegiatan dan agenda yang tertunda.

2. Ciptakan Suasana Nyaman dan Kondusif Dalam Belajar

Belajar serius dengan situasi yang santai dan nyaman tentu akan mengoptimalkan hasil belajar. Setiap orang memiliki waktu belajar masing-masing. Belajarlah setiap hari secara rutin meskipun hanya beberapa menit saja. Dalam hal ini berlaku formulasi "3 x 1 lebih baik dari 1 x 3". Artinya, belajar 3 kali dalam waktu 1 jam lebih baik ketimbang belajar 1 kali dalam waktu 3 jam.

Setiap orang juga memiliki cara dan kesukaan yang berbeda dalam belajar. Misalnya dengan mendengarkan musik atau lagu yang sesuai dengan mood untuk membangkitkan semangat belajar. Tata buku catatan pelajaran dengan rapi, khususnya mata pelajaran yang diujikan dalam UN. Tujuannya agar lebih bersemangat membaca buku pelajaran. Buku catatan  yang rapi akan menarik perhatian dan minat untuk membaca dan mempelajarinya.

Usahakan belajar di tempat yang tenang dan cocok untuk belajar. Bila Anda belajar di lokasi yang tenang, Anda bisa berkonsentrasi penuh. Dengan demikian, apa yang dipelajari bisa dengan cepat terserap dan Anda tak akan mudah lupa. Perpustakaan atau taman dapat menjadi alternatif pilihan tempat belajar yang lebih bervariasi sehingga tidak mudah bosan.

3. Buatlah Jadwal Belajar yang Baik

Jadwal belajar adalah elemen penting agar berhasil menghadapi ujian. Bila Anda adalah siswa yang baik tapi tidak memiliki jadwal belajar yang baik untuk persiapan ujian, Anda tak dapat melakukan yang terbaik saat ujian.

Ada beberapa mata pelajaran yang diuji saat menghadapi ujian. Bijaklah mengatur waktu dan perhatian untuk semua pelajaran yang diujikan. Sebab, bila hanya berfokus pada satu atau dua pelajaran, Anda akan keteteran menghadapi ujian pelajaran lainnya. Berikan perhatian yang merata untuk semua mata pelajaran.

Ingat, sistem kebut semalam lebih baik tidak dipakai jika ingin mendapatkan hasil maksimal.

3. Pelajari contoh-contoh soal UN

Contoh-contoh soal UN tahun sebelumnya cukup bagus untuk dipelajari. Dari tahun ke tahun, soal UN tidak jauh berbeda selagi SKL dan kisi-kisi UN juga tak jauh beda. Apakah siswa sudah memiliki kopian SKL dan bundelan soal-soal UN tahun sebebelumnya? Kalau belum usahakan segera punya. Kumpulkan bekas-bekas soal ulangan, soal try out, buku-buku yang diperjualbelikan di toko-toko buku. Semakin banyak membaca dan mempelajari soal-soal latihan, maka dengan melakukan hal tersebut. Pahami bentuk-bentuk soal UN dari tahun ke tahun.

Sebagai tambahan bisa juga dengan menggunakan soal-soal prediksi atau kisi-kisi ujian yang sudah disiapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Latihan contoh soal sangat penting agar Anda mengetahui kemampuan diri dalam menyelesaikan suatu tes. Dari latihan mengerjakan soal juga bisa diketahui kelemahan, sehingga Anda bisa memperbaiki kekurangan sebelum ujian berlangsung.

4. Buat Catatan Materi yang Sudah Dipelajari

Buat catatan atau ringkasan untuk membantu mengingat materi yang telah dipelajari. Hal ini berlaku untuk semua pelajaran yang Anda pelajari. Catat hal-hal penting yang menurut Anda akan diuji saat tes. Alangkah baiknya bila Anda bisa membuat cara singkat untuk mengingat pelajaran yang Anda pelajari, sehingga mudah diingat. Gunakan tulisan, gambar, atau warna yang menarik. Teknik mindmap juga dapat digunakan selain untuk mencatat juga untuk untuk membantu dalam memahami materi.

Buatlah pula catatan kecil yang berkaitan dengan pelajaran yang masuk kedalam UN. Buatlah yang menurut Anda itu sulit dan membutuhkan pengulangan dalam mengingatnya. Setiap mata pelajaran satu catatan kecil yang bertuliskan beberapa point dan inti dari kisi-kisi UN yang menurut Anda sukar.

5.   Kenali Kata-kata Kunci

Kenali kata kunci dalam memahami materi dan membantu mengingat. Misalnya dengan membuat singkatan “MEJIKUHIBINIU” untuk warna pelangi yaitu merah-jingga-kuning-hijau-biru-nila dan ungu. Mudah bukan?

6. Belajar kelompok

Membahas soal-soal UN ada baiknya dilakukan secara berkelompok. Kelompok siswa jangan terlalu banyak, cukup 3 sampai 4 orang saja. Sebab, kalau terlalu banyak dikhawatirkan akan menjadi ajang ngobrol belaka. Belajar berkelompok di rumah teman secara bergiliran sangat membantu siswa untuk memahami model dan cara mengerjakan soal UN yang lalu.

Teman-teman yang bisa diandalkan dalam setiap mata pelajaran bisa dijadikan alternatif untuk menambah motivasi dan semangat belajar. Jika sekolah mengadakan program belajar tambahan, ikuti dengan baik. Hilangkan perasaan terpaksa karena belajar yang disertai dengan keengganan akan membuang waktu dan tenaga belaka. Kuncinya adalah mengikuti belajar tambahan dengan penuh semangat. Belajar tambahan jika diikuti dengan baik akan mengantarkan siswa pada kesuksesan dalam UN.

7. Mengikuti kursus-kursus atau bimbel

Mintalah persetujuan orang tua untuk memasukkan Anda pada lembaga khusus yang menangani bimbingan belajar sesuai dengan kebutuhannya. Dalam bimbel yang diikuti, pasti akan mendapatkan kisi-kisi Ujian Nasional, maka pelajarilah dan terus dilatih, tanyakan apa yang belum dimengerti dan dipahami.

8. Berdoa dan Minta Restu Orang Tua

Berdoa merupakan senjatanya orang beriman. Oleh karenanya, jangan lupa untuk terus berdoa agar selalu diberi kemudahan, kelancaran, tidak ada suatu halangan apapun dan semoga diberikan kesuksesan dalam mengerjakan soal.

Selain berusaha dengan belajar, jangan lupa untuk berdoa. Sebelum berangkat ke sekolah jangan lupa pamitan dan minta restu dari orang tua.

9. Menjaga stamina dan kesehatan

Cara-cara di atas tidak akan berarti banyak jika siswa tidak menjaga stamina dan kesehatan tubuh.

Olahraga rutin untuk menjaga stamina tubuh dan kondisi tetap sehat menjelang ujian. Tidak perlu olahraga berat, menyisihkan waktu 30 menit setiap hari untuk sekadar jalan kaki dan menggerakkan anggota tubuh lainnya akan mengembalikan energi yang terkuras karena belajar.

Beristirahatlah yang cukup. Ingat, otak dan tubuh perlu istirahat. Jangan karena terlalu semangat menghadapi ujian jadi lupa istirahat. Setelah waktu istirahat dirasa cukup, bukalah kembali catatan kecil yang berisikan ringkasan-ringkasan mata pelajaran yang akan dihadapi.

Makan makanan yang bergizi. Selama belajar, tubuh mengeluarkan energi yang tidak sedikit. Oleh karena itu harus diimbangi dengan gizi yang cukup. Makanan bergizi tidak perlu mahal. Yang penting semua zat yang diperlukan tubuh terpenuhi seperti : tempe, tahu, ikan, ayam, sayur-sayuran, dan susu. Minumlah air putih sebanyak 2 liter dalam sehari dan minumlah vitamin-vitamin yang baik untuk kehatan tubuh dan otak.

10. Catat Jadwal UN dan Datang Lebih Awal

Catat jadwal UN dengan baik, jangan sampai lupa hari ujian ataupun salah materi yang diujikan. Datang lebih awal ke lokasi ujian, jangan sampai terlambat. Datang lebih awal akan memberikan waktu yang cukup untuk istirahat sebelum memulai ujian. Datang lebih awal selain membuat perasaan lebih tenang karena tidak was-was akan terlambat, juga memungkinkan kita untuk memanfaatkan moment sesaat sebelum ujian untuk mereview materi ujian.

11. Siapkan Seluruh Perlengkapan Ujian Nasional

Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar, dan Menengah mulai tahun 2015 mencoba sistem UN berbasis komputer untuk meminimalkan berbagai kecurangan yang terjadi saat UN. Misalnya, soal dan kunci jawaban bocor.

Jauh-jauh hari, walaupun mungkin tidak terlalu berpengaruh besar, namun persiapan perlengkapan ujian harus di perhatikan. Siapkan pensil 2B, penghapus, papan alas, bolpoin, rautan, dll.

Gunakan pensil dengan grade kehitaman 2B dan yang telah lulus OMR (Optical Mark Reader) tes. Pilih pensil yang mempunyai diamater inti pensil paling besar dengan inti pensil yang lembut, sehingga membuat pensil lebih kokoh dan tidak mudah patah namun juga tidak akan merusak permukaan kertas. Sediakan cadangan juga, jangan hanya satu batang pensil saja.

Gunakan penghapus khusus EBTA dan SPMB karena penghapus ini diformulasikan khusus untuk kertas LJK. Penghapus ini sangat lembut dan tidak meninggalkan debu sehingga tidak akan merusak kertas dan juga tidak menggangu proses scanning.

Pilih rautan dengan pisau yang tajam, penggaris untuk mempermudah ketika menyilang dan melingkari jawaban agar hasilnya lebih rapi. Serta jangan lupa membawa papan alas agar lembar jawaban tetap rapi dan menghindari kertas jawaban sobek akibat permukaan meja yang tidak rata. Pilihlah papan alas yang rata, tidak mudah melengkung dan tidak licin. Dianjurkan menggunakan acrylic untuk hasil yang maksimal. Untuk hal ini, memang beberapa sekolah sudah memfasilitasi. Tapi, usahakan menyiapkan alat-alat tulis ini jauh-jauh hari dan tak ada salahnya jika membawa alat tulis menulis sendiri dari rumah, walaupun nantinya disediakan dari pihak sekolah.

12. Berpikiran Positif dan Percaya Diri

UN adalah pengukur sejauh mana kompetensimu di beberapa mata pelajaran. Belajar dengan baik dan berpikiran positif terhadap ujian. Percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki sehingga tidak perlu menyontek ataupun khawatir dengan ujian yang akan dilakukan.

Hadapilah UN dengan slow but sure, tidak perlu tegang, santai aja tapi tetap serius dan pasti. Mengerjakan soal tidak perlu terburu-buru. Kerjakan dari soal termudah terlebih dahulu.

Sebelum mengerjakan soal, tarik napas dalam-dalam. Ini membuat detak jantung normal dan Anda lebih tenang menghadapi soal ujian. Dengan demikian, Anda bisa menulis semua yang Anda ketahui saat menjawab soal ujian.

13. Jawaban

Saat mengerjakan soal ujian, buatlah jawaban yang singkat dan tepat serta padat. Anda bisa membuat poin-poin dari jawaban dan menjelaskan setiap poin secara singkat dan padat. Hal ini perlu untuk soal yang memerlukan jawaban berupa penjelasan.

Lembar jawaban yang menarik, tersusun, akan membuat penguji merasa senang saat memeriksa jawaban Anda

***

Demikian tips belajar efektif untuk lebih mempersiapkan diri jelang pelaksanaan UN. Cara yang diuraikan dalam menghadapi UN di atas sudah cukup lengkap dan ampuh asalkan siswa benar-benar menjalankannya dengan baik. Selebihnya siswa tinggal mengembangkannya sesuai dengan kondisi masing-masing. Semoga bermanfaat dan semoga peserta didik yang akan menghadapi UN diberi kemudahan dan kelancaran serta kesuksesan yang dihasilkan. Sekian terimakasih.

Sumber :

1. http://www.matrapendidikan.com/2015/02/cara-ampuh-menghadapi-un.html?m=1

2. http://www.klikedukasi.com/2012/03/10-persiapan-untuk-menghadapi-ujian.html?m=1

3. http://www.salamedukasi.com/2015/03/cara-belajar-efektif-persiapan.html?m=1

4. http://www.seputarpengetahuan.com/2015/10/10-tips-sukses-menghadapi-ujian-nasional-un.html

5. https://m.tempo.co/read/news/2015/03/16/079650263/mau-lulus-ini-tip-ujian-nasional-2015

6. http://www.smkn3pbl.sch.id/info-79-tips-cara-sukses-menghadapi-ujian-nasional.html

Gambar diambil dari : sma1banguntapan.sch.id

 

Tips Jitu Menghadapi Ujian Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai