Proses Kreatif Penulisan Buku Perjalanan, Cinta, dan Makna Perempuan

Sekitar bulan Januari lalu, tiba-tiba saya dihubungi oleh mas Fachmy, seorang editor dari Metagraf, sebuah creative imprint dari penerbit buku Tiga Serangkai. Saat itu beliau tertarik dengan beberapa tulisan serta foto yang saya share di blog lalu menawarkan pembuatan buku yang berisi tentang berbagai pemikiran saya tersebut.

Awalnya saya sempat kaget dan setengah enggak percaya kalau nantinya buku ini bisa terbit, apalagi dalam waktu yang bisa dibilang cukup singkat. Sebab, menjadi penulis buku adalah salah satu dari beberapa mimpi besar saya, yang sempat terasa begitu dekat, tetapi ternyata masih belum bisa tercapai.

Berulang kali hal yang terpikir oleh saya adalah "Saya kan bukan siapa-siapa, tapi kenapa mereka mau membuat buku tentang pemikiran dan perjalanan hidup saya? Memangnya mereka enggak takut kalo buku ini enggak laku nantinya karena si penulis bukanlah seseorang yang sudah dikenal oleh masyarakat luas?"

Mungkin kalau isinya tentang hal-hal yang lebih umum seperti fiksi, buku panduan tentang suatu bidang tertentu, serta buku pendidikan, latar belakang si penulis bukanlah hal yang penting. Akan tetapi, untuk sebuah tipe buku inspirasi, jenis buku saya ini, pasti latar belakang penulis akan menjadi suatu hal yang sangat penting. Namun, saya sadar bahwa ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pihak penerbit.

Isi dari buku ini sendiri merupakan kumpulan berbagai pemikiran yang sebelumnya saya tuangkan di blog pribadi saya: nazuragulfira.blogspot.com. Mulai dari pengalaman saya saat kuliah di Inggris tiga tahun yang lalu, pemikiran saya tentang hidup, pandangan saya terhadap makna kebahagiaan, tentang perjalanan saya selama enam hari di Paris, tentang bagaimana pendapat dan reaksi orang-orang saat mengetahui saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan doktoral (S3) dengan status saya yang masih single, serta berbagai pemikiran dan pengalaman saya lainnya selama lima tahun belakangan ini.

Harapan terbesar saya dari diterbitkannya buku ini adalah agar semakin banyak orang yang bisa mengerti pentingnya melihat berbagai sisi yang berbeda dalam hidup; bagaimana menghargai perbedaan sudut pandang, budaya, kepentingan, agama, dan perbedaan lainnya. Sebab, saya sadar bahwa dari perjalanan hidup saya lima tahun belakangan ini, pikiran saya semakin terbuka, terutama dalam menerima dan menghargai perbedaan-perbedaan dalam hidup. (Nazura Gulfira)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*