Persenjataan Para Kru Pembuat Buku di General Book Tiga Serangkai

Ketika membuka sebuah buku terbitan penerbit resmi, biasanya ada halaman hak cipta di mana salah satu bagiannya menunjukkan para kru yang terlibat dalam proses pembuatan buku tersebut. Sebagian besar dari Anda tentu sudah tahu apa saja tugas masing-masing. Nah, artikel kali ini akan menjelaskan masing-masing kru dari  segi peralatan kerjanya. Tentu ada yang masih penasaran, kan? Yuk, langsung saja.

Editor:

  • pensil, pulpen berbagai warna: digunakan untuk corat-coret, atau mengedit tulisan, secara manual setelah di-print.
  • seperangkat komputer dengan spek yang cukup buat ngetik: digunakan untuk mengedit tulisan sebelum di-print.
  • internet: selain untuk ber-email dengan penulis dan mencai bahan tulisan, masih banyak lagi gunanya.
  • Ponsel: untuk menghubungi penulis atau ilustrator, khususnya penulis atau ilustrator yang hobi ngaret.
  • Kamus, buku EYD, dan buku-buku referensi: sebagai referensi bahan tulisan yang diedit.
  • headset (opsional): buat mendengarkan musik biar nggak stres.

www.kamus-kbbi.com

Sahabat para editor (Sumber: kamus-kbbi.com).

Desainer:

  • seperangkat komputer dengan spek tinggi: untuk menunjang kerja desainer dalam membuat grafis-grafis beresolusi besar yang akan sulit dilakukan jika hanya menggunakan komputer berspek rendah.
  • Internet: penting untuk mencari referensi desain-desain yang sedang tren.

Lagi mendesain cover buku cewek, pakai gambar bunga, ah. (Sumber: de.123rf.com).

Lagi mendesain cover buku cewek, pakai gambar bunga, ah. (Sumber: de.123rf.com).

 

Ilustrator:

  • seperangkat komputer dengan spek tinggi: gambar yang dibuat harus beresolusi tinggi, jika dilakukan dengan komputer berspek rendah, misalnya komputer punya editor, niscaya nge-hang.
  • mouse pen: ilustrasi digital akan sulit jika dibuat pakai mouse biasa, untuk memudahkan, illustrator perlu alat ini.
  • internet: buat mencari referensi gambar atau melihat gamabr-gambar milik penerbit kompetitor.
  • alat tulis khusus menggambar dan kertas kosong: jika si ilustrator lebih suka menggambar manual, maka dia butuh alat ini.

Inilah yang disebut mouse pen (polycount.com)

Inilah yang disebut mouse pen (polycount.com)

Layouter

  • seperangkat komputer dengan spek tinggi: file buku dalam bentuk digital terdiri atas banyak bagian yang rumit dan berlapis-lapis. Komputer dengan spek biasa-biasa saja hanya akan memperlambat kerja layouter.

Nah, ribet, kan? Makanya perlu komputer yang andal. (Sumber: en.allexperts.com)

Nah, ribet, kan? Makanya perlu komputer yang andal. (Sumber: en.allexperts.com)

 

Proofreader:

  • seperangkat komputer:
  • pensil, pulpen berbagai warna: untuk memeriksa hasil akhir kerja tim penerbitan secara manual di atas kertas sebelum turun cetak agar makin sempurna untuk dinikmati pembaca.
  • internet: untuk mencari referensi tentang dunia penerbitan.
  • Kamus, buku EYD, buku-buku referensi: untuk bahan referensi EYD.

Dikoreksi lagi biar nggak ada yang salah sebelum cetak. (Sumber: www.emaze.com)

Dikoreksi lagi biar nggak ada yang salah sebelum cetak. (Sumber: www.emaze.com)

Nah, itulah tadi sepenggal ulasan tentang peralatan para kru penerbitan sebagai gambaran. Apakah hanya itu saja peralatan yang mereka gunakan dan fungsinya? Tentu tidak. Masih banyak peralatan dan fungsi yang digunakan dalam proses penerbitan sebuah buku karena proses penerbitan sebuah buku memang tidak sederhana. Namun, jika Anda masih penasaran, Anda dapat mampir ke alamat kami untuk melihat lebih jelas. Kami tunggu, ya. (D. Kurniawan)

 

1 Comment

  1. hahahah… kelihatannya yang headset ini poin krusial.. hehehe.. karena editor tidak hanya menangani 1 naskah saja tapi banyak naskah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*