Menengok Perpustakaan Hebat Di Indonesia (Bagian 1)

Saatnya jalan-jalan! Kali ini pembaca akan kami ajak untuk refreshing sejenak, mengunjungi beberapa perpustakaan di Indonesia yang tidak hanya representatif sebagai tempat untuk mencari dan membaca buku tapi juga cozy, friendly, dan tidak membosankan.

Sudah menjadi hal umum jika imej perpustakaan selama ini adalah tempat yang menyimpan sumber bahan bacaan dengan suasana kaku dan membosankan. Di zaman ketika gawai, teknologi seluler, dan internet sangat menguasai kehidupan saat ini, keberadaan perpustakaan sebagai tempat untuk mendapatkan bahan bacaan, referensi, pengetahuan, dan informasi cenderung sedikit bergeser.

Selain dianggap lebih praktis dan efisien, banyak kalangan, terutama anak muda cenderung memilih perangkat elektronik untuk mengakses berbagai informasi, bahkan referensi atau materi untuk kebutuhan tugas mereka. Akan tetapi, harus diingat bahwa tidak semua informasi dan materi yang kita perlukan tersedia dalam versi digital.

Jika demikian, perpustakaan tetap memiliki kelebihan yang belum bisa digantikan oleh piranti elektronik dan internet, yakni kelengkapan koleksi literatur dan buku yang jauh melebihi versi digitalnya.

Tambahan lagi, perpustakaan saat ini kian berbenah, tampil dengan lebih ‘ramah’, cozy, dan kreatif sehingga menawarkan tidak hanya koleksi buku yang lengkap tapi juga tempat yang nyaman dan membuat betah pengunjung. Mau tahu, perpustakaan mana saja yang menjadi destinasi yang layak dikunjungi? Berikut daftarnya.

  1. Crystal of Knowledge (Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia), Depok.

Crystal of Knowledge (Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia), Depok.

edupaint.com

Selain koleksi bukunya yang lengkap, perpustakaan ini juga diklaim sebagai perpustakaan terbesar di dunia. Dengan menempati lahan 2,5 ha dan luas bangunan 33.000 meter persegi, perpustakaan ini memiliki koleksi buku mencapai 3-5 juta judul. Selain itu, juga dilengkapi ruang baca, 100 silent room untuk dosen dan mahasiswa, taman, restoran, bank, dan toko buku.

Gedung perpustakaan memiliki konsep eco living dan go green dengan beberapa bagian atas bangunan yang ditanami rumput dan pepohonan dengan sistem biopori, serta memanfaatkan listrik tenaga surya.

Dibangun sejak Juni 2009 dan diresmikan pada tanggal 13 Mei 2011, perpustakaan ini mampu menampung 10 ribu pengunjung dalam waktu bersamaan atau 20 ribu pengunjung per hari.

Alamat:

Gedung Crystal of Knowledge Kampus UI, Depok.

 

  1. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta

indra.write.blogspot.com

Merupakan perpustakaan pertama dan terlengkap di Jakarta dengan mengoleksi beragam buku, baik buku pelajaran, sejarah, ensiklopedi, hingga bacaan populer. Jumlah koleksi diperkirakan mencapai lebih dari 1.100.00 eksemplar.

Awalnya, Perpustakaan Nasional RI merupakan salah satu perwujudan dari penerapan dan pengembangan sistem nasional perpustakaan, secara menyeluruh dan terpadu, sejak dicanangkan pendiriannya tanggal 17 Mei 1980 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Daoed Joesoef.

Perpustakaan ini memiliki fasilitas yang nyaman, terdiri atas lobi, ruang baca, ruang presentasi, hingga tempat berkumpul komunitas baca. Selain itu, juga dilengkapi dengan  fasilitas digital yang dapat diunduh dan dibaca melalui android atau IOS. Gedungnya dikonsep minimalis dengan sentuhan etnik Indonesia.

Alamat:

Jl. Salemba Raya No. 28 A, Senen, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

 

  1. Perpustakaan Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Perpustakaan Institut Teknologi Bandung, Bandung

artikel-pendidikan-guru.blogspot.com

Perpustakaan ini memiliki koleksi jutaan buku, baik yang terkait dengan ilmu pengetahuan, majalah, hasil skripsi, tesis dan disertasi mahasiswa ITB.

Para mahasiswa atau masyarakat umum dapat menjadi member dengan sistem e-katalog dan e-book pada perpustakaan online. Selain itu, juga dapat men-download buku yang diperlukan melalui sistem berbasis aplikasi.

Wajah baru perpustakaan ITB ini memiliki konsep minimalis tapi nyaman. Berbagai acara seminar dan bedah buku intens diadakan. Selain menjadi sarana interaksi para mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas mata kuliah akhir, baik skripsi, tesis, atau disertasi, juga menjadi sarana memupuk budaya baca dan keilmuan bagi masyarakat.

Alamat:

Gedung Perpustakaan Pusat ITB, JL. Ganesha, No 10, Bandung.

 

  1. Micro Library, Bandung

Micro Library, Bandung

dreamers.id

 

Merupakan perpustakaan berkonsep artistik dan unik yang terbuat dari 2.000 ember bekas es krim.

Perpustakaan ini merupakan swadaya dari masyarakat yang diprakarsai pemerintah daerah. Ember bekas es krim yang digunakan untuk dindingnya dikumpulkan oleh warga setempat. Sedangkan, desainnya digawangi dua arsitek asing, Daliana dan Florian Heinselmann dari Shau Architecture, dan berhasil berdiri juga atas bantuan dompet dhuafa. Membutuhkan lebih kurang 2.000 wadah plastik es krim untuk membangun dinding perpustakaan ini. Dinding perpustakaan didesain dengan celah kecil dari susunan wadah es krim tersebut yang berfungsi sebagai sirkulasi udara sehingga ruangan tetap sejuk tanpa AC.

Pembangunan perpustakaan dari limbah plastik bekas es krim yang berdiri di atas tanah seluas 100 meter persegi itu dibangun dalam waktu 3  bulan. Bangunan memiliki 2 lantai, lantai atas berfungsi untuk ruang perpustakaan serta di bagian bawah berfungsi sebagai ruang serbaguna. Micro Library (Miclib) memiliki koleksi buku pengetahuan umum, buku anak, mainan tradisional, alat peraga PAUD, serta beragam kegiatan seperti, knowledge sharing, story telling, english club, dan gemar baca.

Diresmikan oleh walikota Bandung Ridwan Kamil pada 2015 dengan tujuan untuk mencipakan kebiasaan dan kegemaran membaca bagi anak-anak sejak usia dini, serta menunjang kegiatan belajar masyarakat baik yang bersifat formal maupun informal dalam segala tingkatan.

Salah satu agendanya adalah memperbanyak budaya membaca dengan konsep desentralisasi (kecil-kecil tapi banyak).

Alamat :

Jl. Bima, Arjuna, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.

 

  1. Grhtama Pustaka, Yogyakarta

Grhtama Pustaka, Yogyakarta

arintasetia.blogspot.com

Perpustakaan megah dan terlengkap di Yogyakarta yang baru diresmikan oleh Sultan Hamengku Buwono X pada 4 Januari 2016 ini diklaim sebagai perpustakaan terbesar di Asia Tenggara. Selain memiliki koleksi ribuan buku, perpustakaan ini juga dilengkapi dengan ruang diskusi terbuka dan tertutup serta merupakan learning center.

Perpustakaan yang dibangun di atas lahan seluas 2,4 hektar memiliki fasilitas, antara lain gedung bioskop 6D, ruang dongeng anak, ruang musik, ruang bermain, akses koleksi digital dan free hotspot. Pengunjung dapat pula menggunakan fasilitas ruang diskusi dan seminar, ruang audio visual, serta auditorium. Sementara, bagian timur di luar perpustakaan terdapat gazebo sebagai tempat untuk berdiskusi dan bertukar pikiran.

Koleksinya meliputi koleksi umum, referensi umum, braile, koleksi langka, skripsi, kamus dan ensiklopedia, peraturan perundangan, serta majalah dan koran.

Alamat: Jl. Janti, Banguntapan Bantul, D.I. Yogyakarta

 

  1. Perpustakaan Universitas Brawijaya (UB) Malang

Perpustakaan Universitas Brawijaya memiliki konsep minimalis dengan taman yang teduh dan indah untuk memuculkan suasana yang nyaman, meningkatkan minat baca, dan gemar akan ilmu pengetahuan, baik untuk para mahasiswa maupun masyarakat umum.

Perpustakaan ini menyimpan literatur dan referensi buku dan majalah, baik dalam dan luar negeri, informasi hasil skripsi, tesis dan disertasi para mahasiswa Universitas Brawijaya. Selain itu, menyediakan sistem catalog dan konten perpustakaan yang dapat diunduh melalui sistem aplikasi.

Sebagai salah satu yang terbaik, Perpustakaan Brawijaya menawarkan fasilitas berupa akses Wi-Fi, free internet, lobi tunggu, dan kantin.

Alamat :

Jalan MT Haryono, Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Malang, Jawa Timur.

Itu tadi deretan perpustakaan yang layak dikunjungi. Masih ada beberapa perpustakaan lain yang tak kalah menyenangkan. Simak pembahasannya dalam bagian keduanya.

(Dari berbagai sumber).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*