Menengok Perpustakaan Hebat Di Indonesia (Bagian 2)

Sebelumnya kita telah membahas enam perpustakaan hebat di Indonesia. Perpustakaan-perpustakaan tersebut bukan saja memiliki koleksi buku yang lengkap, tapi juga menawarkan tempat yang nyaman dan membuat betah pengunjung. Kali ini kita beranjak ke perpustakaan berikutnya, mana saja itu? Berikut

  1. Perpustakaan Soeman HS – Pekanbaru

Perpustakaan Soeman HS – Pekanbaru

(sumber image: bukutahu.com)

Perpustakaan Soeman H.S. diresmikan pada tahun 2008 oleh Bp. Jusuf Kalla dan menjadi salah satu ikon kota Pekanbaru. Gedung perpustakaan yang berkonsep minimalis merupakan salah satu perpustakaan dan penyimpanan arsip nasional yang berstatus perpustakaan provinsi.

Desain interior dan dekorasi dengan sentuhan art memberikan kesan yang hangat bagi pengunjung, cukup representatif sebagai Gedung Pusat Baca bagi masyarakat Pekanbaru, Riau. Desain gedung mengambil inspirasi dari alas baca Al Quran sekaligus mirip dengan buku yang terbuka.

Perpustakaan ini terdiri atas 6 lantai yang memfasilitasi ruang baca sekaligus ruang

publik bagi masyarakat. Kegiatan yang biasa dilakukan, antara lain pameran, bedah buku, hingga presentasi. Selain itu juga menjadi ajang berkumpulnya berbagai komunitas yang berhubungan dengan dunia baca dan literasi.

Perpustakaan ini dibangun oleh pemerintah Provinsi Riau. Perpustakaan ini dibangun dengan APBD Riau yang dianggarkan dalam gerakan pendidikan Riau Membaca.

Alamat:

Jln. Cut Nyak Dien, Jl. Cut Nyak D, Kota Pekanbaru, Riau

 

  1. Perpustakaan Univeristas Malahayati, Padang

Perpustakaan Univeristas Malahayati, Padang

(sumber image: bukutahu.com)

Perpustakaan Universitas Malahayati menawarkan tempat dan pengalaman membaca yang lain dari perpustakaan pada umumnya. Interior perpustakaan dihiasi dengan sungai dan pepohonan buatan juga miniatur rumah adat Indonesia. Di dalam rumah-rumah adat tersebut disediakan proyektor, serta perlengkapan untuk berdiskusi atau melakukan presentasi.

Konsep perpustakaan bertema budaya yang dipadukan dengan nuansa kebun digagas oleh Rusli Bintang. Idenya ini terinspirasi dari sebuah universitas di Rotterdam, Belanda yang pernah ia kunjungi.

Perpustakaan ini menyimpan koleksi 32.500 buku, diantaranya ada yang merujuk ke Universitas Harvard dan beberapa perguruan tinggi lain. Selain itu, perpustakaan ini dilengkapi juga dengan komputer untuk mengakses versi digitalnya. Disediakan pula ruang baca berbentuk kubus dengan dinding pembatas setinggi orang dewasa yang dilengkapi dengan sofa.

Jam operasional nya berlaku dari pagi hingga malam hari (Pk. 22.00 waktu setempat).

Pengunjng tidak hanya terbatas pada mahasiswa universitas tersebut tapi juga pelajar, mahasiswa dari tempat lain, juga masyarakat umum.

Alamat:

Jln. Pramuka No.27, Padang

  1. Bookshelf – Jakarta

Bookshelf – Jakarta

(sumber image: jalan2.com)

Sebetulnya Bookshelf lebih merupakan sebuah kafe buku. Namun, kafe buku ini bukan cuma menyediakan koleksi buku dan spot membaca. Bookshelf juga memiliki book store dan movie room.

Bookshelf terdiri atas 2 lantai. Lantai pertama untuk bookstore, sedangkan lantai kedua untuk reading area, movie room, dan kafe. Jangan ditanya, bagaimana suasana di dalamnya. Para pengunjung akan dibawa pada suasana yang sangat nyaman dan tenang. Desain interiornya memadukan warna ungu-putih yang chic. Selain, koleksi buku dari berbagai kategori, pengunjung juga akan dimanjakan dengan beberapa poster film yang menjadi dekorasi ruangan.

Untuk movie room, menyediakan film-film yang khusus diadaptasi dari buku atau novel. Khusus untuk movie room, harus mengecek dahulu di website Bookshelf film apa yang akan diputar. Pemesanan atau booking tempat pun harus dilakukan minimal sehari sebelumnya. Untuk menonton film di Bookshelf dikenakan tarif menonton. Tapi jangan khawatir, harganya masih terjangkau, Rp 55.000,- untuk 1-2 orang termasuk beverage.

Sedangkan, kafenya menyediakan menu dengan harga yang cukup terjangkau dan menu yang tak kalah enak. Harga untuk makanan berkisar antar Rp20.000,--30.000,-, sedangkan minuman dibanderol mulai Rp 7.000,--25.000,-

Alamat:

Jln. Cinere Raya No.43, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514, Indonesia

  1. Perpustakaan Freedom atau Perpustakaan Freedom Institute

Perpustakaan Freedom atau <a href=Perpustakaan Freedom Institute" width="800" height="417" />

(sumber image: jalan2.com)

Salah perpustakaan yang sangat kondusif dan nyaman untuk membaca. Banyak elemen yang diusung dalam perpustakaan ini yang sangat menunjang sebuah perpustakaan dan para pecinta buku. Pertama, koleksi buku dan penataannya. Buku-buku yang tersedia dia perpustakaan ini sangat bermutu, penataannya pun disesuaikan dengan kategori yang jelas sehingga tidak membingunkan pengunjung. Kedua, tempat membaca. Area membaca didukung oleh dua hal penting: tempat duduk dan pencahayaan. Freedom menyediakan tempat duduk yang sangat memanjakan pembaca.  Pencahayaan yang ada pun diciptakan secara alami dan buatan.

Koleksi bukunya mencapai 11.401, bahkan lebih. Sayang, buku-buku di perpustakaan ini hanya untuk dibaca di tempat, tidak boleh dipinjam. Meski demikian, tempat ini menyediakan fasilitas fotokopi yang bisa dimanfaatkan untuk mencopy bagian buku yang diinginkan.

Perpustakaan Freedom juga dilengkapi dengan sebuah kafe, Kafe Proklamasi. Sedangkan, desain interior, didominasi dengan ornamen kayu, bernilai estetis dan  makin menghangatkan suasana.

Alamat:

Jln. Proklamasi No.41, Menteng, Kota Jakarta Pusat.

 

  1. The Reading Room

The Reading Room

(sumber image: jalan2.com)

Sebuah kafe buku milik Richard Oh ini menawrkan suasana yang homy dan hangat layaknya di rumah sendiri. Bangunan ini terdiri atas dua lantai. Selain koleksi buku yang bisa dibaca di tempat, The Reading Room juga menyediakan tempat yang sering dimanfaatkan untuk kegiatan literasi bagi komunitas dan klub buku, seperti pembacaan puisi atau bahkan bermain musik. Kafe ini juga dilengkapi dengan mini theatre berkapasitas 20 orang yang dimanfaatkan untuk screening film-film kelas festival. Oleh sebab itu, tempat ini sering didatangi para sastrawan, pelakon, sineas, dan pekerja seni lainnya yang populer di Indonesia.

Karena konsepnya kafe buku, tentu saja tempat ini juga memiliki kafe yang menyediakan makanan dan minuman, baik ringan maupun berat.

Kafe ini buka dari pukul 10.00-00.00, karena kafe ini tergolong ramai akan lebih nyaman jika datng berkunjung pada hari kerja, karena relatif lebih sepi sehingga kegiatan membaca pun akan lebih fokus.

Alamat:

Jalan Kemang Timur No.57, Jakarta Selatan

  1. Comic Café

Comic Café

(sumber image: jalan2.com)

Bagi para pecinta komik, inilah tempat yang wajib dikunjungi. Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa kafe ini mengusung konsep bernuansa komik. Tak salah, kafe ini merupakan surganya para pecinta komik. Dari sisi desain interiornya pengunjung bisa melihat gambar-gambar komik yang menghiasi sebagian dindingnya dengan nuansa merah menyala yang segar.

Di sini, menyediakan koleksi buku yang sebagian besar adalah komik. Ruangan terdiri atas dua, yakni untuk smoking area di bagian luar dan non smoking di bagian dalam. Kelebihan kafe ini selain koleksi komik yang dimiliki adalah ruangan yang luas dan fasilitas wifi, fasilitas live music, dan function room yang memiliki infocus, screen, dan sound system.

Kafe ini menyediakan beragam jenis makan dan minuman yang bisa dinikmati.

Alamat:

Jalan Tebet Raya No.53D, Tebet, Jakarta Selatan

Nah, bagaimana? Tertarik berkujung ke perpustakaan dan kafe buku di atas? Selamat berkunjung ya dan dapatkan pengalaman membaca yang berbeda di tempat-tempat tersebut.

(Dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*