Ayo Buat Buku Resep Masakanmu ….

Sebagian besar orang menganggap bahwa menulis buku resep masakan adalah hal yang mudah. Kita tinggal menuliskan resep sesuai takaran masakan yang kita buat, lalu memasang foto masakan untuk buku kita, dan buku siap dicetak.

Namun, benarkah proses pembuatannya semudah itu? Sebelum kita memutuskan untuk menulis sebuah buku resep, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Konsep

Tentukan konsep masakan apa yang akan kita angkat. Hal ini selain bertujuan agar lebih spesifik dan fokus, juga akan memudahkan pembaca nanti memilih resep yang mereka inginkan. Kita bisa menentukan konsep misalnya, menu sarapan, menu olahan ayam, menu aneka sup, aneka pudding, atau bahkan menu untuk anak, lansia, petualang, dan sebagainya.

  1. Kenali Pasar

Tujuan buku dibuat adalah untuk dijual, jadi sangat penting mengenali pasar atau konsumen buku yang akan kita jual. Hal yang perlu kita lakukan adalah mengamati tren, buku resep apa yang saat ini sedang dicari atau sedang booming. Selanjutnya, cermati desain cover dan layout yang saat ini sedang berkembang.

  1. Diferensiasi

Banyak sekali buku resep yang beredar di pasaran dengan segala ragamnya. Sebagian besar resep yang ditulis adalah menu-menu yang mungkin sudah familiar atau kita kenal sebelumnya. Di sinilah kita membuat suatu perbedaan dari resep-resep yang sudah ada. Mungkin dengan variasi citarasa, bahan, atau tampilan menu.

  1. Praktik

Akan lebih baik kita menulis resep jika sudah melakukan ujicoba atau praktik membuat masakan atau menu sebelumnya. Selain, lebih teruji dalam hal rasa dan tampilan, buku resep yang kita tulis juga bukan sekadar informasi. Buku resep masakan adalah buku yang hasilnya dinikmati oleh pembaca atau konsumen, bukan hanya dipraktikkan.

  1. Headnote

Pengantar singkat yang ada pada tiap-tiap menu yang akan diangkat. Biasanya berisi mengenai proses pembuatan, keistimewaan menu, atau sejarah munculnya masakan yang kita tulis. Headnote selain berfrungsi sebagai pengantar singkat, juga dibutuhkan sebagai penghubung pikiran penulis kepada pembaca.

  1. Desain dan ilustrasi

Kekuatan sebuah buku resep masakan terletak pada ilustrasi foto atau fotografinya. Kualitas foto yang baik pada resep masakan yang ditampilkan akan menghasilkan foto yang menggugah selera. Tentu, konsumen akan lebih tertarik dengan foto masakan yang terlihat lezat daripada foto yang biasa-biasa saja.

Oleh karena itu, pikirkan untuk mencari atau mendapatkan fotografer yang andal dalam hal ini. Usahakan untuk melakukan pemotretan sendiri, hindari mengambil foto atau gambar dari internet atau media online. Foto yang dihasilkan sendiri membuat buku akan lebih original dan mewakili selera si penulis. Sedangkan, untuk desain, pilihlah tipografi (huruf) dengan keterbacaan yang baik pada cover dan layoutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*