Tantangan dalam Membuat Buku Aktivitas untuk Persiapan Masuk SD (bagian satu

Sumber foto: www.todaysparent.com

Sumber foto: www.todaysparent.com

Mendaftarkan buah hati tercinta ke sekolah dasar beberapa tahun belakangan ini menjadi momok bagi sebagian orang tua. Penyebabnya, tak dapat dipungkiri bahwa kenyataannya beberapa sekolah dasar memasang syarat masuk dengan standar yang cukup tinggi. Misalnya, si calon siswa harus sudah bisa mengenal huruf, mengenal angka, mengenal anggota tubuh, mengenal warna, bahkan ada juga yang mengharuskan si anak sudah bisa membaca dan menulis serta memiliki kemampuan kognitif yang diharapkan agar bisa masuk.

Oleh karena itu, orang tua pun perlu membekali putra putri mereka dengan berbagai kursus tambahan, misalnya les calistung, supaya bisa lolos masuk ke sekolah tujuan. Jika dirasa kegiatan les kurang sesuai dengan pilihan orang tua, masih ada cara lain untuk melatih kesiapan anak masuk ke jenjang SD. Apakah itu?

Menyediakan buku aktivitas untuk si buah hati dapat menjadi salah satu solusi yang tak kalah baiknya. Orang tua dapat membeli buku-buku aktivitas atau buku worksheet yang dapat dikerjakan anak guna melatih kesiapan mereka. Mengerjakan buku aktivitas dengan belajar mandiri di rumah dapat membantu melatih dan meningkatkan kemampuan anak sehingga makin siap untuk masuk ke sekolah dasar.

Sekarang, pertanyaan yang muncul adalah buku aktivitas seperti apa yang dapat  membantu anak dengan optimal? Di toko buku, ada banyak sekali buku aktivitas anak TK dengan beragam desain dan materinya. Hal ini sedikit banyak membuat para orang tua sebagai calon pembeli merasa bingung, mana buku yang kira-kira paling cocok dan sesuai yang dibutuhkan sang buah hati saat ini. Ditambah lagi, sebagian besar orang tua umumnya mungkin kurang tahu-menahu mengenai materi pendidikan yang harus dipersiapkan untuk masuk SD.

Salah seorang penulis yang kami ajak bekerja sama melakukan riset sederhana mengenai anak usia 6-7 tahun. Berdasarkan penuturan beberapa guru yang masih aktif mengajar, kemampuan anak pada usia ini sangat beragam. Hal ini dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, jenis sekolah (negeri, nasional plus, atau internasional), kebijakan sekolah dan kota tempat berdomisili. Ada anak yang baru mengenal abjad, namun ada pula yang sudah bisa membaca cukup lancar dalam bahasa Inggris dan bahasa indonesia. Ada yang baru bisa menghitung dengan bantuan objek, ada pula yang sudah mahir melakukan penjumlahan susun.

Berdasarkan latar belakang ini, saat ini penulis dan Tiga Ananda merancang buku aktivitas untuk kebutuhan tersebut. Buku tersebut dirancang dengan tingkat kesulitan yang berbeda agar dapat mengakomodasi kebutuhan setiap anak. Tidak terlalu mudah hingga membosankan, tidak juga terlalu susah hingga membingungkan. Lalu, seperti apa buku aktivitas untuk persiapan menuju SD yang sedang penulis dan Tiga Ananda persiapkan? Mari sama-sama kita tunggu. (Dhita Kurniawan)

Artikel ini ditulis berdasarkan reportase penulis, Tyas Widjati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*