Berhenti Membandingkan Diri

Saat ini kamu mungkin beranggapan bahwa belum banyak hal yang kamu capai. Kamu merasa belum banyak uang yang kamu hasilkan, belum banyak pelajaran dan pengalaman yang kamu dapatkan, dan belum banyak tempat yang kamu rasakan. Dan ketika kamu membandingkannya dengan orang lain, kamu merasa kalah karena mereka jauh lebih dari apa yang kamu pikirkan tentang dirimu saat ini.

Kesal, kecewa, sedih, dan beragam perasaan negatif lain muncul, membuatmu semakin terpuruk dan mengasihani diri. Apakah ini hal yang wajar? Tentunya. Manusia memang memilki kecenderungan untuk ingin menjadi lebih baik dari orang lain, karena itulah mereka gemar membandingkan diri. Ketika perbandingan tidak sejalan dengan relita, kamu hanya akan merasa gelisah dan kecewa. Bahkan membandingkan diri dengan kadar yang berlebihan bisa menjadi penyakit mental yang berbahaya.

Terlalu lama bergelut dalam keputusasaan karena membandingkan diri sangatlah tidak sehat. Hal tersebut hanya akan membuatmu terhambat dalam meningkatkan kualitas diri. Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain:

Fokuslah pada Apa yang Telah Kamu Capai:

Tentu kamu memiliki sesuatu yang telah kamu capai. Apa pun yang kamu lakukan. Fokuslah pada apa yang telah kamu capai daripada berfokus pada pencapaian orang lain. Terlalu fokus pada pencapaian orang lain hanya akan mengerdilkan pencapaianmu sendiri.

Bersyukur, Bersyukur, Bersyukur:

Ada banyak hal yang dapat kamu syukuri saat ini. Bersyukurlah atas apa yang telah kamu miliki. Dengan fokus kepada pencapaianmu, kamu menjadi lebih bersyukur atas apa yang telah kamu capai. Syukurilah setiap hal yang telah kamu dapatkan. Bisa jadi itulah hal yang dulu telah lama kamu impikan. Dengan semakin banyak bersyukur, kamu akan melihat lebih banyak hal baik yang akan kamu dapatkan.

Terima Kelebihan dan Kekurangan:

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, terimalah kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki. Maksimalkan kelebihan yang kamu miliki, bisa  jadi itulah potensi yang akan mengantarkanmu menuju ke kehidupan yang kamu impikan. Jangan pula mengasihani diri sendiri dengan kekurangan yang kamu miliki. Jika kamu bisa memperbaiki kekurangan tersebut maka segeralah perbaiki, namun jika tidak ikhlaslah untuk menerimanya. Bisa jadi kekurangan itulah yang menjadikanmu unik.

Berlatihlah Menjadi Rendah Hati:

Keinginan membandingkan diri muncul karena keinginan untuk menjadi lebih baik dari orang lain. Jadilah pribadi yang rendah hati. Tidak ada yang perlu disombongkan. Tidak perlu menunjukkan kepada orang lain bahwa kamu lebih baik. Dengan menjadi rendah hati, kamu mampu mengendalikan godaan egomu untuk memenuhi keinginan tampil lebih istimewa dibandingkan orang lain.

Bandingkan dengan Diri Sendiri:

Jika kamu ingin membandingkan dirimu dengan seseorang, bandingkan dirimu dengan dirimu sendiri. Bandingkan dirimu dengan dirimu di masa lalu, sudahkah lebih baik? Atau masih sama? Atau malah lebih buruk? Dengan membandingkan dirimu dengan dirimu di masa lalu, pemahamanmu akan dirimu sendiri akan menjadi semakin jelas. Kamu pun tahu apa yang menjadi potensi besarmu dan alasan kenapa kamu tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain.

Luaskan Sudut Pandang:

Luaskanlah sudut pandangmu ketika kamu merasa sedang membandingkan diri dengan orang lain. Anggaplah orang yang kamu bandingkan sebagai inspirasi dan motivasi, bukan penantang yang harus kamu kalahkan. Karena ketika kamu semakin berambisi mengalahkan orang lain, ambisimu tak akan pernah habis. Senantiasa kamu akan dapati orang lain yang kamu anggap lebih baik darimu. Kamu pun tak akan pernah puas akan apa yang telah kamu capai.

Kurangi Tontonan yang Tidak Bermanfaat:

Kebiasaan membandingkan diri biasanya muncul ketika melihat kehidupan orang lain terasa lebih menarik. Media sosial dan televisi biasanya menjadi pintu utama dalam mengekspos hal-hal tersebut. Tanpa disadari semakin kamu melihat hal tersebut sebagai realita yang harus dilampaui, kamu pun secara tidak sadar telah membandingkan diri. Kurangi pemicu tersebut dan kembalilah ke poin nomer satu.

Semakin banyak kamu membandingkan diri dengan orang lain, semakin terbuang waktu berhargamu, semakin sering kamu mengasihani diri karena kecewa atas hidupmu yang belum semenarik atau lebih baik dari orang lain. Mungkin kamu tidak tahu bahwa mereka bisa jadi menginginkan kehidupan sepertimu? Mulailah lihat potensi diri yang kamu miliki dan kembangkan itu semua. Berusahalah untuk menjadi rendah hati, karena dengan itulah kamu akan merasakan kebahagiaan sejati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*