Mengenal Lebih Dekat Fauna Identitas di Provinsi Indonesia (bagian 1)

Mengenal Lebih Dekat Fauna Identitas di Provinsi Indonesia (bagian 1) - Di Indonesia ada banyak sekali Hewan atau Fauna yang sangat unik dan bervariasi. Fauna, dari bahasa Latin, atau alam hewan artinya adalah khazanah segala macam jenis hewan yang hidup di bagian tertentu atau periode tertentu. Istilah yang sejenis untuk tumbuhan adalah flora/nabatah.

Mengenal Lebih Dekat Fauna Identitas di Provinsi Indonesia (bagian 1) - image by pixabay.com -

Mengenal Lebih Dekat Fauna Identitas di Provinsi Indonesia (bagian 1) - image by pixabay.com - skeeze

Mengenal Lebih Dekat Fauna Identitas di Provinsi Indonesia (bagian 1)

Fauna Indonesia tersebar di berbagai daerah dan provinsi yang ada di seluruh kawasan Indonesia. Ada dari jenis burung, ikan, badak, reptil dll. Indonesia sendiri merupakan salah satu dari tiga negara terbesar yang memiliki keanekaragaman floran dan fauna. Satwa Indonesia memiliki keanekaragaman yang tinggi karena wilayahnya yang luas dan berbentuk kepulauan tropis.

Berikut ini adalah kumpulan fauna yang ada di Indonesia dari berbagai daerah provinsi yang tersebar di kawasan wilayah negara Indonesia. PT. Pos Indonesia beberapa kali mengeluarkan seri perangko flora dan fauna identitas provinsi ini. Yang terakhir pada tahun 2008 lalu. Berikut ini adalah fauna identitas provinsi di Indonesia bagi tiap-tiap provinsi.

1.ACEH

Copsychus pyrropygus.jpg
By www.kutilang.or.id - www.kutilang.or.id, Penggunaan wajar, Link

Kucica ekor kuning adalah sebuah spesies burung dalam keluarga Muscicapidae. Burung ini dapat ditemukan di Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Habitat alaminya yaitu di hutan dataran rendah yang lembab dan rawa-rawa di daerah subtropis atau tropis. Burung ini merupakan fauna daerah Aceh yang dikenal dengan nama cémpala kunèng dalam bahasa Aceh. Saat ini burung ini berstatus hampir terancam.

2.SUMATERA UTARA

Beo-2.jpg
By Beo.jpg: Memset
derivative work: Parzi - This file was derived from  Beo.jpg: , CC BY-SA 3.0, Link

Beo, mamiang, atau tiong emas (Gracula) adalah sejenis burung anggota suku Sturnidae (jalak dan kerabatnya). Wilayah persebaran alaminya adalah mulai dari Sri Lanka, India, Himalaya, ke timur hingga Filipina, jawa hingga kepulauan sunda kecil. Jenis dari burung ini biasanya dapat ditemukan di dataran rendah hingga dataran tinggi lebih dari 2000m. burung ini memeiliki kemampuan yang sangat unik yaitu kemampuannya untuk menirukan bahasa manusia, maka dari itu burung ini menjadi hewan peliharaan yang sangat populer.

3.SUMATERA BARAT

BxZ Argusianus argus 00x.jpg
By No machine-readable author provided. Stavenn assumed (based on copyright claims). - No machine-readable source provided. Own work assumed (based on copyright claims)., CC BY-SA 3.0, Link

Kuau Raja atau dalam nama ilmiahnya Argusianus argus adalah salah satu burung yang terdapat di dalam suku Phasianidae. Kuau Raja mempunyai bulu berwarna coklat kemerahan dan kulit kepala berwarna biru. Burung jantan dewasa berukuran sangat besar, panjangnya dapat mencapai 200cm.

Di atas kepalanya terdapat jambul dan bulu tengkuk berwarna kehitaman. Burung jantan dewasa juga memiliki bulu sayap dan ekor yang sangat panjang, dihiasi dengan bintik-bintik besar menyerupai mata serangga atau oceli.

Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan, panjangnya sekitar 75cm, dengan jambul kepala berwarna kecoklatan. Bulu ekor dan sayap betina tidak sepanjang burung jantan, dan hanya dihiasi dengan sedikit oceli.

4.RIAU

Stavenn Loriculus galgulus 00.jpg
By No machine-readable author provided. Stavenn assumed (based on copyright claims). - No machine-readable source provided. Own work assumed (based on copyright claims)., CC BY 2.5, Link

Serindit melayu atau dalam nama ilmiahnya Loriculus galgulus adalah sejenis burung yang terdapat di dalam genus burung serindit Loriculus. Burung ini berukuran kecil, dengan panjang mencapai 12cm. Bulunya didominasi oleh warna hijau dengan bulu ekor berwarna merah. Burung jantan dan betina serupa. Burung serindit jantan memiliki bercak kepala berwarna biru dan bercak tenggorokan berwarna merah. Burung betina berwarna lebih kusam dibanding jantan.

5.KEPULAUAN RIAU

Paddletail melb aquarium.jpg
By Taken by fir0002 | flagstaffotos.com.au Canon 20D + Tamron 28-75mm f/2.8 - Karya sendiri, GFDL 1.2, Link

Kakap adalah keluarga ikan laut dasaran yang hidup secara berkelompok di dasar-dasar karang atau terumbu karang. Mempunya ciri tubuh yang bulat pipih dengan sirip memanjang sepanjang punggung. Jenis ikan kakap yang banyak ditemui di Indonesia adalah jenis Kakap merah (L. campechanus) beberapa jenis yang lain yang juga banyak di temui adalah Kakap kuning, Kakap hitam dan lain-lain.

6.JAMBI

Sumatran Tiger at Taronga Zoo (6762974819).jpg
By Moonlight0551 from Australia - Sumatran Tiger at Taronga Zoo, CC BY 2.0, Link

Harimau sumatera (bahasa Latin: Panthera tigris sumatrae) adalah subspesies harimau yang habitat aslinya di pulau Sumatera, merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN.

Populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di taman-taman nasional di Sumatera. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari.

7.SUMATERA SELATAN

110305 lopis 150.PNG
CC BY 3.0, Link 

Ikan lopis merupakan jenis ikan sungai yang tergolong dalam suku Notopteridae (ikan berpunggung pisau). Ikan ini lebih populer dengan nama ikan belida/belido, yang diambil dari nama salah satu sungai di Sumatera Selatan yang menjadi habitatnya. Orang Banjar menyebutnya ikan pipih. Jenis ini dapat ditemui di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Semenanjung Malaya, meskipun sekarang sudah sulit ditangkap karena rusaknya mutu sungai dan penangkapan.

Ikan ini merupakan bahan baku untuk sejenis kerupuk khas dari Palembang yang dikenal sebagai kemplang. Dulu lopis juga dipakai untuk pembuatan pempek namun sekarang diganti dengan tenggiri. Tampilannya yang unik juga membuatnya dipelihara di akuarium sebagai ikan hias.

masih akan berlanjut pada artikel selanjutnya...

referensi

Mengenal Lebih Dekat Fauna Identitas di Provinsi Indonesia (bagian 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai