Dari Imajinasi Jadilah Buku

Dongeng dari Negeri FloratopiaHalo semuanya ....

            Rasanya surprise banget mendapat ‘todongan’ untuk menuliskan proses kreatif buku Dongeng dari Negeri Floratopia.

            Agak bingung, sih, mau mulai dari mana? Kilas balik deh ke tahun 2015 di mana semuanya dimulai. Sebenarnya ide cerita ini muncul saat saya melihat aneka bunga yang ditanam di halaman tetangga. Kalau pas mekar bersamaan ... wiih ... cantik, warna-warni lagi. Lalu, saya membayangkan di taman bunga itu ada sebuah desa atau negeri yang jadi tempat tinggalnya peri bunga. Mereka tinggal di bunga-bunga, saling berkunjung, mengobrol, mengadakan perayaan. Wah, pasti seru, tuh!

            Saya kepikiran, gimana kalau dibuat cerita saja? Tokohnya peri-peri dengan nama bunga. Sekalian mengenalkan anak-anak dengan nama-nama bunga. Nah, mulailah saya bergerilya mendata semua nama-nama bunga. Saya juga mencatat fakta-fakta bunga untuk disisipkan di cerita nantinya. Ide cerita sudah ada, bahan tulisan sudah lengkap, berarti tinggal nulis, kan? Ternyata, tidak.

            Akhir tahun 2015, saya hamil dan entah bagaimana saya tidak berselera menulis draf naskah itu. Bahkan aktivitas menulis yang lain ikut mandek. Bawaanya sebel dan males, deh. Baru setelah lahiran bulan Juli 2016, saya tiba-tiba kepikiran lagi dengan draf dongeng peri bunga itu. Cari-cari di buku catatan ... ketemu! Semangat lagi deh buat nulis. Untuk mengisi waktu saat begadang, saya eksekusi ide yang sudah setahun lalu itu.

            Daan ... taraaa ... bulan November tujuh cerita selesai ditulis. Dengan percaya diri, saya kirim naskah dongeng tersebut ke Penerbit Tiga Ananda. Tiga bulan berselang, saya mendapat kabar dari Pak Hari jika naskah ini di-acc. Horeee .... Saya sampai jingkrak-jingkrak saking senangnya.

            Sambil menunggu Surat Perjanjian Penerbitan, naskah ini terus dipoles agar semakin cantik. Mulai dari mengganti bagian cerita yang menampilkan sihir hingga penggantian tokoh menjadi putri, yang semula peri. Tapi, saya senang menikmati alur demi alur pembuatan buku ini.

            Nah, sekitar bulan Oktober, saya dikirimi draf buku beserta ilustrasinya. Waah, senang sekali rasanya. Akhirnya, buku yang dinanti-nanti akan segera berwujud. Meskipun masih ada proses selanjutnya.

Dongeng dari Negeri Floratopia

Dan ... alhamdulillah Januari 2018 buku ini terbit. Tak terhingga rasanya, cerita yang tadinya hanya ada di khayalan saya, akhirnya bisa mewujud dalam sebuah buku. Semoga saja anak-anak terhibur dan dapat mengambil manfaat dari buku ini. Karena dalam buku ini tidak hanya berisi dongeng-dongeng seru, tapi juga ada sisipan pengetahuan tentang fakta-fakta bunga.

            Terima kasih kepada Pak Hari, Mbak Tiara, dan Tim Penerbit Tiga Ananda untuk kesempatannya. Semoga Tiga Ananda sukses dan jaya selalu.

Salam,

Fajriatun Nur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai