Kumpulan Cerita Sahabat dari Negeri Buah dan Sayur: Berawal dari Sekitar

Kumpulan Cerita Sahabat dari Negeri Buah dan SayurLihatlah sekitar, ada begitu banyak tanaman sayur dan buah. Berbicara keduanya tentu tidak akan habis-habisnya. Selalu saja ada hal unik dan menarik. Misalnya pare yang rasanya pahit, namun tetap disukai. Kenikir yang baunya khas, seperti ada mint. Cermai si super masam. Buah durian dengan bau menyengatnya. Hemm … mengkudu si buruk rupa, tapi banyak khasiatnya.

Selain karena keunikan, sayur dan buah termasuk makanan empat sehat dan lima sempurna. Karena itulah mereka sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tapi, ada beberapa anak yang kurang suka dengan mereka karena suatu hal, terutama sayuran.

Dari dua hal tersebut itulah yang menjadi latar belakang saya mendapatkan ide cerita lalu menuliskan tentang keduanya. Saya berharap, setelah itu anak-anak akan menyukai mereka. Dan itu terjadi sekitar Mei 2017.

Setelah dapat ide saya pun lanjut untuk mencari fakta-fakta menarik seputar keduanya. Mulai dari membaca buku-buku, browsing, mengamati langsung. Misalnya, cerita Kabar Gembira untuk Kangkung bermula karena saya terlalu sering mendengar ucapan, kangkung itu membuat kantuk. Pada kisah Si Icah Gadis Berkulit Kering, saya terinpirasi karena mendapati beberapa anak sangat susah makan sayuran hijau. Mereka lebih suka makan mi dan ayam goreng. Jambu Air Kenangan berawal dari pohon jambu yang tumbuh di pinggir sungai milik salah satu tetangga di desa saya. Sewaktu kecil, saya suka main di sekitar pohon itu. Namun kemudian, karena sungai terus menggerusnya, pohon tersebut hanyut. Rumah yang ada di sekitarnya pun dibongkar.

Kumpulan Cerita Sahabat dari Negeri Buah dan Sayur

Setelah data terkumpul banyak, mulai deh saya menulis tentang mereka. Itu terjadi sekitar Juni 2017. Lebih kurang satu bulan, 18 cerita selesai. Wusss … dan saya kirim mereka ke Tiga Ananda. Hampir tiga bulan lamanya menunggu dan akhirnya naskah tersebut berkabar indah. Disetujui untuk diterbitkan.

Kumpulan Cerita Sahabat dari Negeri Buah dan Sayur

Hingga kemudian sekitar April 2018 buku tersebut bisa naik cetak dan saya bisa melihat bukti terbitnya sekitar bulan Mei 2018. Senangnya hati.

Saya berharap buku ini bisa menghibur sekaligus menambah pengetahuan bagi anak-anak. Buku ini cocok dibaca untuk anak SD sampai orang dewasa, loh.

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT, karena Dia yang menggerakkan pikiran saya untuk menuangkan ide-ide tersebut ke dalam bentuk cerita. Keluarga yang terus mendukungku. Editor buku ini, Mas Didit yang sabar, Mbak Tiara, tim marketing, produksi, distributor, dan semua pihak terkait dari Penerbit Tiga Serangkai.

Dan doa dari saya, semoga Penerbit Tiga Serangkai selalu berjaya dalam menerbitkan buku-buku berkualitas. Menjadi rekan yang baik dalam memajukan dunia literasi. Aamiin. (Liza Erfiana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai