Soal dan Pembahasan Bab 4 Pola Persebaran serta Interaksi Spasial Desa dan Kota – Geografi SMA 3

Soal dan Pembahasan Bab 4 Pola Persebaran serta Interaksi Spasial Desa dan Kota - Geografi SMA 3

 

#Soal 1

Daerah yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, politik, dan kebudayaan adalah ….
a. inti kota
b. kota satelit
c. suburban

d. suburban fringe
e. rural

Pembahasan:
Pusat kota (inti kota), adalah pusat kegiatan kota, baik kegiatan ekonomi, politik, kebudayaan, pendidikan, dan lain-lain.
Jawaban: a

 

#Soal 2

Masyarakat desa memiliki corak kehidupan yang bersifat gemeinscaft, artinya kehidupannya berdasarkan ….
a. hasil pertanian yang diperoleh
b. hubungan manusia dengan lingkungan
c. ikatan hukum adat kuat
d. ikatan kekeluargaan yang erat
e. hubungan kondisi fsik dengan budaya

Pembahasan:
Masyarakat desa merupakan suatu paguyuban (gemeinschaft) dengan cara hidup berdasarkan ikatan kekeluargaan yang kuat. Penduduk pedesaan berasal dari satu keturunan sehingga kekerabatannya kuat. Penduduk desa merupakan masyarakat yang bersifat face to face group. Artinya, antara penduduk yang satu dengan penduduk lainnya saling mengenal.
Jawaban: d

 

#Soal 3

Suatu desa mempunyai penduduk jarang, tingkat pendidikan rendah, pemanfaatan lahan terbatas, sebagian besar adalah petani, dan produktivitas rendah dan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Berdasarkan ciri-ciri tersebut maka termasuk desa ….
a. tradisional
b. swadaya
c. swakarya

d. swasembada
e. Pancasila

Pembahasan:
Desa swadaya adalah suatu wilayah pedesaan yang hampir seluruh masyarakatnya memenuhi kebutuhannya dengan cara mengadakan sendiri. Masyarakat yang tinggal di wilayah ini sangat jarang berhubungan dengan masyarakat luar sehingga proses kemajuan yang diperoleh sebagai hasil interaksi dengan wilayah lainnya berjalan sangat lambat.
Jawaban: b

 

#Soal 4

Munculnya daerah-daerah baru, menurut Griffth Taylor dalam perkembangan kota merupakan ciri stadium ….
a. infantile
b. juvenile
c. mature

d. senile
e. future

Pembahasan:
Perkembangan kota dalam stadium mature menurut Griffth Taylor adalah banyak timbul daerah-daerah baru, misalnya daerah industri, perdagangan, serta perumahan yang sudah mengikuti rencana tertentu.
Jawaban: c

 

#Soal 5

Desa yang mampu mengembangkan potensi-potensi sumber daya secara optimal dengan tingkat pendidikan relatif tinggi dan mata pencaharian di sektor jasa dan perdagangan disebut desa ….
a. tradisional
b. swadaya
c. swakarya

d. swasembada
e. desa maju

Pembahasan:
Desa swasembada ialah desa yang sudah mampu mengembangkan semua potensi yang ada secara optimal. Desa ini ditandai dengan kemampuan masyarakatnya mengadakan interaksi atau hubungan dengan masyarakat luar. Mereka melakukan tukar-menukar barang dengan masyarakat wilayah lain. Dari hasil interaksi ini, masyarakat yang tinggal di desa swasembada mampu menyerap teknologi baru untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Jawaban: d

 

#Soal 6

Tempat permukiman penduduk yang beraneka ragam kepentingan dan latar belakang sosial budayanya disebut ….
a. kota
b. rural
c. urban fringe

d. rural urban fringe
e. suburban

Pembahasan:
Kota adalah suatu bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami dan non-alami dengan gejala pemusatan penduduk yang cukup besar, corak kehidupan yang lebih heterogen dan materialistis dibandingkan dengan daerah sekitarnya.
Jawaban: a

 

#Soal 7

Salah satu ciri yang dimiliki masyarakat kota di antaranya adalah ….
a. bersifat
gemenscaft
b. bersifat kekeluargaan
c. solidaritas kuat

d. bersifat gesselscaft
e. cara berpikir irasional

Pembahasan:
Beberapa ciri masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan, antara lain bersifat individual, di mana kepentingan individu lebih menonjol daripada kepentingan umum; sistem pembagian kerja sangat jelas menurut keterampilan dan keahlian setiap individu; sangat menghargai waktu dan cara berpikir lebih ekonomis; lebih mengenal hukum negara; pelaksanaan upacara-upacara adat hanya berlaku di lingkungan terbatas; adanya heterogenitas sosial; hubungan sosial bersifat
gesselscaft (patembayan); norma agama tidak begitu kuat.
Jawaban: d

 

#Soal 8

Pola keruangan desa di mana rumah penduduk berderet di kanan kiri jalan atau sungai dan lahan pertanian terletak di belakang rumah, termasuk pola ….
a. menyebar
b. mengelompok
c. memanjang

d. pasar
e. memancar

Pembahasan:
Line village community (pola memanjang) adalah pola rumah penduduk yang membentuk suatu deretan memanjang dan terletak di kanan dan kiri sungai atau jalan. Tanah pertaniannya yang tidak luas terletak di belakang perumahannya.
Jawaban: c

 

#Soal 9

Munculnya kota-kota besar di Indonesia sebagai pusat pertumbuhan, seperti Medan, Surabaya, dan Makassar, sebagian besar dilatarbelakangi oleh adanya ….
a. persebaran penduduk
b. pemusatan kegiatan pemerintah
c. pemusatan kegiatan pasar
d. persebaran dan kekayaan sumber daya daerah
e. persebaran sumber daya alam di daerah tersebut

Pembahasan:
Kota-kota besar yang muncul seperti Medan, Surabaya, dan Makassar merupakan hasil dari atau dilatarbelakangi oleh pemusatan kegiatan pemerintahan dan ekonomi daerah tersebut, dalam hal ini adalah pemusatan kegiatan perdagangan di daerah tersebut.
Jawaban: c

 

#Soal 10

Kota yang jumlah penduduknya antara 20.000 sampai 100.000 jiwa termasuk golongan kota ….
a. sangat kecil
b. kecil
c. sedang

d. besar
e. sangat besar

Pembahasan:
Berdasarkan jumlah penduduk, kota diklasifkasikan sebagai berikut.
1) Megapolitan, yaitu kota yang berpenduduk di atas 5 juta orang.
2) Metropolitan (kota raya), yaitu kota yang berpenduduk antara 1–5 juta orang.
3) Kota besar, yaitu kota yang berpenduduk antara 500.000–1 juta orang.
4) Kota sedang, yaitu kota yang jumlah penduduknya antara 100.000–500.000 orang.
5) Kota kecil, yaitu kota yang berpenduduk antara 20.000–100.000 orang.
Jawaban: b

 

#Soal 11

Pola permukiman masyarakat desa yang besifat mengelompok, dapat kita jumpai di daerah ….
a. yang memiliki tanah yang subur
b. yang memiliki permukaan air yang dalam
c. dataran tinggi
d. dilalui jalan raya
e. yang memiliki relief kasar

Pembahasan:
Pola perkampungan memusat dapat dengan mudah temui pada wilayah-wilayah dataran tinggi atau perkampungan yang dibentuk karena aturan adat. Penduduk yang mendiami perkampungan ini relatif tidak begitu banyak dan biasanya dihuni secara turun-temurun oleh beberapa generasi.
Jawaban: c

 

#Soal 12

Desa swasembada adalah desa yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut ….
a. berkeinginan mengembangkan potensi untuk mengembangkan wilayahnya
b. memanfaatkan pertanian saja
c. memanfaatkan potensi secara tradisional
d. alat-alat teknis yang digunakan sudah modern
e. dapat mencukupi kebutuhan tanpa bantuan desa lain

Pembahasan:
Ciri-ciri desa swasembada adalah berlokasi di sekitar ibu kota kecamatan, kabupaten, dan ibu kota provinsi; semua keperluan hidup telah tersedia; alat-alat teknis yang digunakan sudah modern; ikatan dan dan kebiasaan sudah terlepas; lembaga sosial, ekonomi, dan kebudayaan sudah dapat menjaga kelangsungan hidupnya; mata pencaharian beranekaragam; tingkat pendidikan dan keterampilan tinggi; masyarakat sudah lepas dari adat atau tradisi; kondisi perhubungan produksi dan pemasaran sudah baik; hubungan dengan kota-kota di sekitarnya berjalan lancar.
Jawaban: d

 

#Soal 13

Suatu kota yang ditandai dengan kriminalitas yang tinggi termasuk dalam perkembangan kota ....
a. metropolis
b. megapolis
c. tryanopolis

d. polis
e. eopolis

Pembahasan:
Berdasarkan tingkat perkembangannya, kota diklasifkasikan menjadi berikut.
1) Tingkat Eopolis, yaitu suatu wilayah yang berkembang menjadi kota baru.
2) Tingkat Polis, yaitu suatu kota yang masih memiliki sifat agraris.
3) Tingkat Metropolis, yaitu kota besar yang perekonomiannya sudah mengarah ke industri.
4) Tingkat Megalopolis, yaitu wilayah perkotaan yang terdiri atas beberapa kota metropolis yang berdekatan lokasinya sehingga membentuk jalur perkotaan yang sangat besar.
5) Tingkat Tryanopolis, yaitu kota yang kehidupannya sudah dipenuhi dengan kerawanan sosial, seperti kemacetan lalu lintas dan tingkat kriminalitas yang tinggi.
6) Tingkat Nekropolis, yaitu suatu kota yang berkembang menuju keruntuhan.
Jawaban: c

 

#Soal 14

Desa berfungsi sebagai raw material input bagi kota maksudnya adalah ….
a. desa mengikuti kebijakan pemerintah kota
b. desa menutup teknologi yang diterapkan di kota
c. desa sebagai lumbung bahan mentah bagi kota
d. desa sebagai sumber tenaga kerja bagi kota
e. desa menjadi wilayah pemekaran dari kota

Pembahasan:
Dalam interaksi desa dan kota, desa berfungsi sebagai lumbung bahan mentah (raw material input) dan tenaga kerja (man power) ditinjau dari sisi potensi ekonomi.
Jawaban: c

 

#Soal 15

Dari sifat masyarakat berikut yang tidak mencerminkan sifat masyarakat kota adalah ….
a. sifat kegotongroyongannya sangat kental
b. adanya kesenjangan sosial ekonomi suatu masyarakat
c. masyarakatnya lebih berfkir rasional penuh perhitungan, dan terencana
d. mata pencaharian penduduknya sangat beragam
e. masyarakat bersifat individualisme

Pembahasan:
Beberapa ciri masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan, antara lain sebagai berikut: bersifat individual, di mana kepentingan individu lebih menonjol daripada kepentingan umum; sistem pembagian kerja sangat jelas menurut keterampilan dan keahlian setiap individu; sangat menghargai waktu dan cara berpikir lebih ekonomis; lebih mengenal hukum negara; pelaksanaan upacara-upacara adat hanya berlaku di lingkungan terbatas; adanya heterogenitas sosial; hubungan sosial bersifat gesselscaft (patembayan); norma agama tidak begitu kuat.
Jawaban: a

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai