Soal dan Pembahasan Bab 5 Peradaban Awal Masyarakat di Dunia yang Berpengaruh di Indonesia – Sejarah SMA 1

Soal dan Pembahasan Bab 5 Peradaban Awal Masyarakat di Dunia yang Berpengaruh di Indonesia - Sejarah SMA 1

 

#Soal 1

Adanya pengaruh kepercayaan asli nenek moyang bangsa Indonesia dalam bentuk punden berundak dapat dilihat pada bangunan candi Buddha, yaitu ....
a. Candi Muara Takus
b. Candi Prambanan
c. Candi Borobudur

d. Candi Gunung Wukir
e. Candi Dieng

Pembahasan:
Oleh para ahli, Candi Borobudur dipercaya mendapat pengaruh dari bangunan asli Indonesia, yaitu punden berundak. Nama Borobudur diperkirakan berasal dari nama Bhumi Sambharabudhara yang berarti raja gunung, yang sama artinya dengan Syailendra. Candi Borobudur terbagi menjadi tiga tingkatan atau undakan, yaitu kamadhatu (bagian candi paling bawah), rupadhatu (bagian tengah candi), dan arupadhatu (bagian candi paling atas).
Jawaban: c

 

#Soal 2

Alat bantu yang menjadi alat pandu dari zaman Neolitikum adalah ....
a. kapak corong dan candrasa
b. kapak pendek dan kapak Sumatera
c. kapak persegi dan kapak lonjong
d. kapak genggam dan kapak perimbas
e. kapak bahu dan kapak persegi

Pembahasan:
Hasil kebudayaan yang menjadi ciri khas zaman Neolitikum adalah kapak persegi dan kapak lonjong. Istilah kapak persegi pertama kali diperkenalkan oleh van Heine Geldern.
Jawaban: c

 

#Soal 3

Nekara terbesar di Asia Tenggara ditemukan di ....
a. Rote
b. Bali
c. Sangeang

d. Pulau Selayar
e. Kepulauan Kei

Pembahasan:
Nekara berfungsi sebagai genderang perang. Nekara terbesar di Asia Tenggara ditemukan di Pulau Selayar.
Jawaban: d

 

#Soal 4

Kebudayaan Dong Son pertama kali berkembang di daerah ....
a. Vietnam Utara
b. Cina Utara
c. Teluk Tonkin

d. Cina Selatan
e. Yunan

Pembahasan:
Kebudayaan Dong Son pertama kali berkembang di daerah Vietnam Utara. Kebudayaan Dong Son sangat berpengaruh terhadap perkembangan bendabenda perunggu di Indonesia.
Jawaban: a

 

#Soal 5

Nekara berukuran kecil yang disebut dengan nama moko ditemukan di ....
a. Rote
b. Bali
c. Leti

d. Alor
e. Sangeang

Pembahasan:
Di daerah Alor ditemukan nekara berukuran kecil yang disebut dengan nama moko. Moko berfungsi sebagai mas kawin.
Jawaban: d

 

#Soal 6

Hasil kebudayaan zaman Perunggu yang berfungsi sebagai sarana pelengkap dalam upacara memohon turun hujan adalah ....
a. menhir
b. moko
c. dolmen

d. waruga
e. nekara

Pembahasan:
Menhir adalah tugu batu peringatan tempat bersemayamnya roh nenek moyang. Dolmen adalah meja tempat sesaji. Waruga adalah kubur batu berbentuk kubus. Moko berfungsi sebagai mas kawin, sedangkan nekara berfungsi sebagai sarana pelengkap dalam upacara memohon turunnya hujan.
Jawaban: e

 

#Soal 7

Kebudayaan Dong Son menghasilkan benda-benda yang terbuat dari ....
a. perunggu
b. besi
c. batu

d. tulang
e. tembaga

Pembahasan:
Kebudayaan Dong Son merupakan penghasil alat-alat dari perunggu yang muncul di daerah Vietnam Utara.
Jawaban: a

 

#Soal 8

Kebudayaan Bacson-Hoabinh menyebar ke Indonesia dibawa oleh bangsa ....
a. Papua Melanosoid
b. Proto Melayu
c. Deutro Melayu

d. Homo Sapiens
e. Mongoloid

Pembahasan:
Kebudayaan Bacson-Hoabinh menyebar ke Indonesia dibawa oleh ras Papua Melanosoid. Ras Papua Melanosoid masuk ke wilayah Indonesia dengan menggunakan perahu bercadik.
Jawaban: a

 

#Soal 9

Ras Papua Melanosoid sampai di Indonesia pada zaman ....
a. Interglasial
b. Holosen
c. Diluvium

d. Pleistosen
e. Tersier

Pembahasan:
Ras Papua Melanosoid sampai di Indonesia pada zaman Holosen (Alluvium). Ciri khas peninggalan Papua Melanosoid adalah abris sous roche (gua-gua sebagai tempat tinggal) dan kjokkenmodinger (sampah dapur berupa kulit kerang yang menggunung).
Jawaban: b

 

#Soal 10

Budaya Bacson-Hoabinh di Jawa ditemukan di daerah ....
a. lembah Sungai Brantas
b. lereng selatan Gunung Ijen
c. lembah Sungai Bengawan Solo

d. Pacitan
e. Sangiran

Pembahasan:
Kebudayaan Bacson-Hoabinh di Jawa banyak ditemukan di lembah Sungai Bengawan Solo.
Jawaban: c

 


 

#Soal 1

Jelaskan proses masuknya kebudayaan Dong Son ke Indonesia!

Jawaban:
Kebudayaan Dong Son sampai ke Indonesia melalui jalur barat, yaitu melalui Semenanjung Malaya. Pembawa kebudayaan ini adalah bangsa Austronesia. Penyebaran kebudayaan Dong Son tersebut menyebabkan terbaginya kebudayaan di Indonesia menjadi dua macam, yaitu kebudayaan Melayu Tua (Proto Melayu) dan kebudayaan Melayu Muda (Deutero Melayu).

 

#Soal 2

Sebutkan contoh pengaruh kebudayaan Sa Huynh bagi kebudayaan Indonesia!

Jawaban:
Bukti pengaruh kebudayaan Sa Huynh bagi Indonesia adalah ditemukannya kuburan tempayan (jenazah dimasukkan ke dalam tempayan besar) di Sulawesi. Cara penguburan tersebut adalah adat kebiasaan yang dibawa oleh orang-orang Cham ke Kepulauan Indonesia. Kebudayaan Sa Huynh juga berpengaruh pada ragam hias gerabah di Indonesia.

 

#Soal 3

Sebutkan contoh pengaruh kebudayaan Bacson dan Hoabinh bagi kebudayaan Indonesia!

Jawaban:
Contoh pengaruh kebudayaan Bacson dan Hoabinh bagi Indonesia adalah berkembangnya peralatan batu di Indonesia. Di Indonesia, alat-alat batu dari kebudayaan Bacson dan Hoabinh banyak ditemukan di daerah Sumatera
(Lhokseumawe dan Medan), Jawa (lembah Sungai Bengawan Solo), Kalimantan, Nusa Tenggara (Flores), Maluku Utara, Sulawesi (Cabbenge, Minahasa, dan Maros), dan Papua. Wujud peralatan batu tersebut, antara lain kapak
Sumatera yang banyak ditemukan di Sumatera dan kapak pendek.

 

#Soal 4

Sebutkan teknik pembuatan alat-alat dari perunggu!

Jawaban:
Benda-benda perunggu dibuat dengan teknik bivalve dan a cire perdue. Teknik bivalve atau teknik setangkup adalah teknik cetakan dengan menggunakan dua alat cetak yang dijadikan satu dan dapat ditangkupkan. Alat cetak itu
diberi lubang pada bagian atasnya. Dari lubang itu, dituangkan logam yang telah dicairkan. Apabila cairan itu sudah dingin, cetakan dibuka. Cetakan setangkup ini dapat digunakan berkali-kali. Adapun teknik pembuatan barang
dengan teknik
a cire perdue dilakukan dengan membuat model dari lilin terlebih dahulu. Lilin dibungkus dengan tanah liat dan bagian atasnya diberi lubang. Tanah liat kemudian dibakar sehingga lilin akan mencair dan keluar
dari lubang yang telah dibuat. Tanah liat yang kosong selanjutnya diisi dengan cairan perunggu. Setelah dingin, tanah liat pembungkus dihancurkan. Cetakan dengan teknik
a cire perdue hanya dapat dipakai sekali.

 

#Soal 5

Sebutkan pengaruh kebudayaan India di Indonesia!

Jawaban:
Beberapa wujud pengaruh kebudayaan India di Indonesia, antara lain
a. berkembangnya teknik arsitektur atau seni bangunan, yaitu pembangunan candi;
b. dikenalnya sistem kasta dalam kehidupan sosial masyarakat di Indonesia;
c. berkembangnya agama Hindu-Buddha yang dipadukan dengan kepercayaan lokal;
d. berkembangnya sistem pemerintahan, yaitu dari bentuk kesukuan menjadi kerajaan;
e. berkembangnya aksara dan sastra di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai