Soal dan Pembahasan Bab 3 Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa – Sejarah SMA 3

Soal dan Pembahasan Bab 3 Perjuangan Bangsa Indonesia dalam Mempertahankan Kemerdekaan dari Ancaman Disintegrasi Bangsa - Sejarah SMA 3

 

#Soal 1

Pemberontakan PKI Madiun tahun 1948 dipimpin oleh ....
a. Musso dan Amir Syarifuddin
b. Musso dan Syafruddin Prawiranegara
c. Sultan Hamid II dan Musso
d. Sultan Hamid II dan Amir Syarifuddin
e. Sultan Hamid II dan Sutan Syahrir

Pembahasan:
Pemberontakan PKI di Madiun didukung oleh Front Demokrasi Rakyat (FDR) bentukan Amir Syarifuddin. Kekuatan FDR semakin kuat setelah bergabungnya tokoh PKI berpengalaman yang baru kembali dari Uni Soviet,yaitu Musso.
Jawaban: a

 

#Soal 2

Pemberontakan PKI Madiun berlangsung di Karesidenan ....
a. Madiun dan Kediri
b. Madiun dan Pati
c. Madiun dan Surakarta
d. Madiun dan Nganjuk
e. Madiun dan Blitar

Pembahasan:
Pemberontakan PKI Madiun menguasai seluruh wilayah Karesidenan Madiun dan sebagian Karesidenan Pati.
Jawaban: b

 

#Soal 3

Pada tanggal 4 Juni 1962, Kartosuwiryo berhasil ditangkap di daerah ....
a. Gunung Geber, Purwakarta
b. Gunung Takuban Perahu, Majalaya
c. Gunung Salak, Bogor
d. Gunung Geber, Majalaya
e. Gunung Galunggung, Tasikmalaya

Pembahasan:
Upaya menumpas Pemberontakan DI/TII Jawa Barat memakan waktu yang lama. Kartosuwiryo baru berhasil ditangkap pada tanggal 4 Juni 1962 di hutan Gunung Geber, Majalaya, Tasikmalaya. Tertangkapnya Kartosuwiryo tersebut menandai berakhirnya pemberontakan DI/TII di Jawa Barat.
Jawaban: d

 

#Soal 4

Gerakan DI/TII pimpinan Amir Fatah semakin kuat setelah bergabungnya ....
a. Batalion Lemah Lanang dan Batalion 462
b. Angkatan Umat Islam (AUI) dan Batalion 426
c. Batalion Khimayatul Islam dan Batalion 462
d. Angkatan Umat Islam (AUI) dan Yon 328/Para Kujang
e. Yon 328/Para Kujang dan Batalion Lemah Lanang

Pembahasan:
Gerakan DI/TII pimpinan Amir Fatah semakin kuat setelah bergabungnya Angkatan Umat Islam (AUI) pimpinan Kyai Mohammad Mahfudz Abdurahman (Kyai Somalangu) dan Batalion 426 yang beroperasi di daerah Kudus dan
Magelang.
Jawaban: b

 

#Soal 5

Bergabungnya AUI menjadi bagian dari DI/TII Jawa Tengah dilatarbelakangi oleh ....
a. ketidakpuasan terhadap penandatanganan KMB
b. kecewa terhadap penandatanganan Perjanjian Roem-Royen
c. menolak perintah hijrah sesuai hasil Perjanjian Renville

d. keinginan untuk mendirikan Negara Islam Indonesia
e. kecewa terhadap penandatanganan Perjanjian Renville

Pembahasan:
Bergabungnya AUI menjadi bagian dari DI/TII Jawa Tengah dilatarbelakangi oleh hasil persetujuan KMB yang ditandatangani oleh pemerintah. AUI menentang terbentuknya negara RIS sesuai yang tertuang dalam isi KMB. AUI
berpendirian bahwa suatu negara dikatakan merdeka apabila negera bersangkutan telah terbebas dari campur tangan bangsa lain.
Jawaban: a

 

#Soal 6

Pimpinan lapangan gerakan APRA yang berlangsung di Jawa Barat adalah ....
a. Mr. Ali Budiarjo
b. Kolonel T.B. Simatupang
c. Kolonel Wolter Monginsidi
d. Sultan Hamid Algadri II
e. Kapten Raymond Westerling

Pembahasan:
Gerakan APRA dipimpin oleh Kapten Raymond Westerling (mantan komandan pasukan khusus atau Korps Speciaale Troepen) dan didalangi oleh Sultan Hamid II (menteri negara kabinet RIS).
Jawaban: e

 

#Soal 7

Untuk menumpas pemberontakan RMS, pemerintah mengirimkan APRIS di bawah pimpinan ....
a. Letkol Suharto
b. Mayor H.V. Worang
c. Kolonel Alex E. Kawilarang
d. Letkol Ventje Sumual
e. Letkol A.J. Mokoginta

Pembahasan:
Untuk menumpas pemberontakan RMS, pemerintah melancarkan operasi militer. Pemerintah mengirimkan Panglima Tentara dan Teritorium Indonesia Timur, Kolonel Alex E. Kawilarang untuk memimpin operasi militer.
Jawaban: c

 

#Soal 8

Dewan Banteng di Sumatera Barat dibentuk oleh ....
a. Kolonel Maludin Simbolon
b. Letnan Kolonel Barlian
c. Letnan Kolonel Ahmad Husein
d. Letnan Kolonel Ventje Sumual
e. Letnan Kolonel D.J. Somba

Pembahasan:
Dewan Banteng di Sumatera Barat di bawah pimpinan Letkol Ahmad Husein.
Jawaban: c

 

#Soal 9

Pemimpin formal G 30 S/PKI di Jakarta adalah ....
a. Lettu Dul Arief
b. Letkol Untung
c. Kapten Suradi
d. Mayor Gatot Sukresno
e. D.N Aidit

Pembahasan:
Pimpinan formal G 30 S/PKI di Jakarta adalah Letkol Untung (Komandan Batalyon I Resimen Cakrabirawa).
Jawaban: b

 

#Soal 10

Berikut ini adalah beberapa tindakan PKI sebelum peristiwa G 30 S/PKI, kecuali ....
a. membentuk Kesatuan Aksi Buruh Indonesia
b. melancarkan strategi kerja di wilayah lawan
c. menyebarkan isu adanya Dewan Jenderal
d. mengusulkan pembentukan Angkatan ke-5
e. melenyapkan lawan-lawan politiknya

Pembahasan:
Beberapa tindakan PKI sebelum peristiwa G 30 S/PKI, antara lain melancarkan strategi kerja di wilayah lawan, menyebarkan isu adanya Dewan Jenderal, mengusulkan pembentukan Angkatan ke-5, dan melenyapkan lawan-lawan politiknya.
Jawaban: a

 


 

#Soal 1

Usaha apa yang dilakukan pemerintah untuk menumpas pemberontakan PKI Madiun?

Jawaban:
Untuk menumpas pemberontakan PKI Madiun, pemerintah mengadakan operasi militer. Jenderal Sudirman memerintahkan untuk membentuk Operasi Militer I di bawah pimpinan Panglima Markas Besar Komando Djawa (MBKD), Kolonel A.H. Nasution. Selanjutnya, menunjuk Divisi III di bawah pimpinan Kolonel Gatot Subroto dan Divisi I di bawah pimpinan Kolonel Sungkono sebagai satuan pelaksana tugas untuk meredam kekuatan pemberontak. Pada tanggal 30 September 1948, Kota Madiun dapat direbut oleh TNI. Musso dapat
ditembak mati dan Amir Syarifuddin ditangkap.

 

#Soal 2

Sebutkan beberapa daerah yang menjadi pusat pemberontakan DI/TII beserta pemimpinnya!

Jawaban:
Pemberontakan DI/TII berlangsung di Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Gerakan DI/TII di Jawa Barat dipimpin oleh Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, DI/TII di Jawa Tengah dipimpin oleh
Amir Fatah, DI/TII di Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakar, dan DI/ TII di Kalimantan Selatan dipimpin oleh Ibnu Hajar.

 

#Soal 3

Sebutkan beberapa operasi militer yang dilakukan pemerintah untuk menumpas PRRI di Sumatera!

Jawaban:
Untuk menghentikan pemberontakan PRRI, pemerintah melancarkan Operasi 17 Agustus, Operasi Tegas, Operasi Saptamarga, dan Operasi Sadar.

 

#Soal 4

Sebutkan beberapa operasi militer yang dilakukan pemerintah untuk menumpas Permesta di Sulawesi!

Jawaban:
Untuk menumpas pemberontakan Permesta, pemerintah melancarkan Operasi Merdeka di bawah pimpinan Letkol Rukminto Hendraningrat. Operasi Merdeka terdiri atas beberapa operasi, yaitu Operasi Saptamarga I dipimpin Letkol Sumarsono, Operasi Saptamarga II dipimpin Letkol Agus Prasmono, Operasi Saptamarga III dipimpin Letkol Magenda, Operasi Saptamarga IV dipimpin Letkol Rukmito Hendraningrat, Operasi Mena I dipimpin Letkol Pieters, dan Operasi Mena II dipimpin Letkol KKO Hunholz.

 

#Soal 5

Sebutkan isi Tritura yang dikumandangkan oleh KAMI dan KAPPI!

Jawaban:
Isi Tritura meliputi
a. bubarkan PKI dan ormas-ormasnya;
b. bersihkan Kabinet Dwikora dari unsur-unsur G 30 S/PKI;
c. turunkan harga atau perbaiki ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai