Soal dan Pembahasan Bab 1 Sosiologi sebagai Ilmu Kemasyarakatan – Sosiologi SMA 1

Soal dan Pembahasan Bab 1 Sosiologi sebagai Ilmu Kemasyarakatan - Sosiologi SMA 1

 

#Soal 1

Studi positif tentang hukum-hukum dasar dari gejala sosial yang di dalamnya dibedakan menjadi sosiologi statis dan sosiologi dinamis adalah pengertian sosiologi menurut ….
a. Auguste Comte
b. Pitirim A. Sorokin
c. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
d. Roucek dan Warren
e. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff

Jawaban A
Menurut Auguste Comte sosiologi adalah studi positif tentang hukum-hukum dasar dari gejala sosial yang di dalamnya dibedakan menjadi sosiologi statis dan sosiologi dinamis.

 

#Soal 2

Ilmu yang mempelajari hubungan antarmanusia dalam kelompok-kelompok adalah pengertian sosiologi menurut ….
a. Auguste Comte
b. Pitirim A. Sorokin
c. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
d. Roucek dan Warren
e. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff

Jawaban D
Menurut Roucek dan Warren, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antarmanusia dalam kelompok-kelompok.

 

#Soal 3

Suatu ilmu yang mempelajari tindakan sosial adalah pengertian sosiologi menurut ….
a. Auguste Comte
b. Pitirim A. Sorokin
c. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi
d. Roucek dan Warren
e. Max Weber

Jawaban E
Menurut Max Weber, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tindakan sosial.

 

#Soal 4

Berikut merupakan hakikat sosiologi, kecuali ....
a. sosiologi merupakan penjabaran dari ilmu flsafat
b. sosiologi adalah suatu ilmu sosial karena mempelajari tentang masalah sosial yang ada dalam masyarakat
c. sosiologi bukan merupakan disiplin ilmu yang normatif, melainkan suatu disiplin yang kategoris
d. sosiologi merupakan ilmu pengetahuan murni (
pure science)
e. sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan yang konkret

Jawaban A
Sosiologi merupakan disiplin ilmu tersendiri yang terpisah dari flsafat.

 

#Soal 5

Ilmu pengetahuan dalam sosiologi yang diperoleh berdasarkan pengamatan dan penalaran serta hasilnya tidak bersifat spekulatif merupakan bukti sosiologi bersifat ….
a. empiris
b. teoretis
c. metodologis
d. kumulatif
e. nonetis

Jawaban B
Hal ini dikarenakan sosiologi memiliki metode dan metodologi ilmiah yang bersifat baku.

 

#Soal 6

Teori-teori sosiologi yang dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah ada dalam arti memperbaiki, memperluas, serta memperhalus teori-teori lama merupakan bukti sosiologi bersifat ….
a. empiris
b. teoretis
c. metodologis
d. kumulatif
e. nonetis

Jawaban D
Teori dalam sosiologi merupakan kumpulan (kumulasi) dari teori-teori yang sudah ada. Selanjutnya, dalam penelitian teori tersebut bisa dibantah, diperbaiki, diperluas, atau diperhalus isinya.

 

#Soal 7

Masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat merupakan … kajian sosiologi.
a. subjek
b. sasaran
c. objek

d. materi
e. tema

Jawaban C
Objek kajian sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Subjek kajian sosiologi adalah hubungan antarmanusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.

 

#Soal 8

Pengetahuan yang tersusun secara sistematis disebut ….
a. ilmu
b. ilmu pengetahuan
c. sains

d. teknologi
e. asumsi

Jawaban B
Terdapat perbedaan pengertian antara pengetahuan dan ilmu pengetahuan. Pengetahuan adalah kesan di dalam pikiran manusia sebagai hasil penggunaan pancaindranya. Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang tersusun secara sistematis.

 

#Soal 9

Ilmu pengetahuan dalam sosiologi yang disusun sebagai abstraksi dari hasil-hasil observasi merupakan bukti sosiologi bersifat ….
a. empiris
b. teoretis
c. metodologis

d. kumulatif
e. nonetis

Jawaban A
Ilmu pengetahuan dalam sosiologi yang disusun sebagai abstraksi dari hasil-hasil observasi merupakan bukti sosiologi bersifat empiris

 

#Soal 10

Ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak serta hanya untuk mempertinggi mutu termasuk kategori ….
a.
applied sciences
b. theoretical sciences
c. pure sciences
d. social sciences
e. humanities studies

Jawaban C
Ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak serta hanya untuk mempertinggi mutu termasuk kategori pure sciences.

 

#Soal 11

Kata atau istilah yang mengandung arti dan menunjuk pada sesuatu dugaan awal yang belum dibuktikan kebenarannya disebut ….
a. konsep-konsep
b. hipotesis-hipotesis
c. teori-teori
d. hukum-hukum
e. apostulat

Jawaban A
Selain menggunakan konsep-konsep, ilmu pengetahuan memiliki dan menggunakan hipotesis-hipotesis sebagai suatu dugaan awal sebelum seorang ilmuwan atau peneliti melakukan pengumpulan data atau fakta. Dengan kata lain, hipotesis adalah dugaan awal yang belum dibuktikan kebenarannya. Misalnya, makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin tinggi tingkat pendapatannya.

 

#Soal 12

Rumusan hipotesis yang telah melalui proses pembuktian kebenarannya disebut .…
a. konsep-konsep
b. hipotesis-hipotesis
c. teori-teori
d. hukum-hukum
e. apostulat

Jawaban C
Teori merupakan rumusan hipotesis yang telah melalui proses pembuktian kebenarannya. Misalnya, apabila seseorang sering mengonsumsi buah atau daun melinjo, ia akan mudah terserang penyakit rematik atau apabila tingkat heterogenitas sosial budaya suatu bangsa tinggi, potensi konflik bangsa itu akan tinggi pula.

 

#Soal 13

Rumusan teori yang relatif pasti dan tidak mudah berubah disebut ….
a. konsep-konsep
b. hipotesis-hipotesis
c. teori-teori
d. hukum-hukum
e. apostulat

Jawaban D
Hukum merupakan rumusan teori yang relatif pasti dan tidak mudah berubah. Misalnya, kekuasaan (power) seseorang yang didukung oleh dominasi dan legitimasi akan memiliki tingkat otoritas yang tinggi.

 

#Soal 14

Suatu cabang ilmu yang berkaitan dengan penemuan dan pengorganisasian data, prinsip-prinsip, dan metode-metode disebut ….
a. konsep-konsep
b. hipotesis-hipotesis
c. teori-teori
d. hukum-hukum
e. ilmu pengetahuan

Jawaban E
Sebelum membahas hakikat sosiologi, kita harus memahami dahulu defnisi disiplin ilmu ini di dalam ilmu pengetahuan maupun ilmu pengetahuan sosial. Defnisi ilmu pengetahuan adalah suatu cabang ilmu yang berkaitan dengan penemuan dan pengorganisasian data, prinsip-prinsip, dan metode-metode. Ilmu pengetahuan sosial adalah
ilmu yang menunjuk pada cara ilmiah yang berkaitan dengan hubungan-hubungan yang terjadi di antara kehidupan manusia.

 

#Soal 15

Pertanyaan di antara para ilmuwan tentang kedudukan ilmu sosial, yaitu apakah ilmu sosial itu merupakan ilmu pengetahuan dijawab oleh ….
a. Alan Ryan
b. Auguste Comte
c. Pitirim A. Sorokin

d. Selo Soemardjan
e. Soelaeman Soemardi

Jawaban A
Pertanyaan di antara para ilmuwan tentang kedudukan ilmu sosial, yaitu apakah ilmu sosial itu merupakan ilmu pengetahuan dijawab Alan Ryan. Alan Ryan dalam buku berjudul The Philosophy of Social Science mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu sempat muncul bahwa ilmu sosial adalah ilmu pengetahuan karena telah memenuhi syarat minimal suatu ilmu, yaitu memiliki objek atau sasaran, metode, dan sistematika atau generalisasi.

 

#Soal 16

Ilmu pengetahuan harus mampu merencanakan suatu desain penelitian yang dapat digunakan untuk menganalisis fakta-fakta, fenomena atau data yang relevan dengan disiplin ilmu tersebut. Hal itu merupakan prosedur ilmiah dalam ….
a. merumuskan permasalahan
b. merencanakan desain penelitian
c. mengumpulkan data
d. menganalisis data
e. merumuskan simpulan

Jawaban B
Menurut Horton dan Horton, setiap ilmu pengetahuan memiliki prosedur ilmiah, antara lain sebagai berikut.
1. Merumuskan Permasalahan
Setiap ilmu pengetahuan harus mampu merumuskan permasalahan karena perumusan masalah merupakan suatu tahap yang tidak mungkin ditinggalkan dalam penelitian.
2. Merencanakan Desain Penelitian
Perencanaan desain penelitian merupakan bagian penting dari suatu metode ilmiah. Ilmu pengetahuan harus mampu merencanakan suatu desain penelitian yang dapat digunakan untuk menganalisis fakta-fakta, fenomena atau data yang relevan dengan disiplin ilmu tersebut.
3. Mengumpulkan Data
Setelah menyusun desain penelitian, ilmu pengetahuan dilanjutkan dengan pengumpulan data, fakta-fakta atau fenomena yang relevan melalui metode yang sistematis dan logis.
4. Menganalisis Data
Data yang diperoleh dari kegiatan penelitian harus dijadikan bahan analisis untuk memahami data, fakta atau fenomena tersebut.
5. Merumuskan Kesimpulan
Setelah data, fakta atau fenomena dalam proses penelitian selesai dianalisis, dilakukan perumusan kesimpulan terhadap data, fakta atau fenomena yang telah dianalisis tersebut.

 

#Soal 17

Konsep yang menunjuk pada sesuatu yang keberadaannya hanya dapat ditangkap melalui keyakinan, seperti Tuhan, malaikat, surga, neraka, dan hari kiamat disebut ….
a.
illata
b. abstrakta
c.
konsepta
d. konkreta
e. hipotesis

Jawaban A
Robert M. Z. Lawang mengemukakan bahwa konsep adalah kata atau istilah yang mengandung arti dan menunjuk pada sesuatu. Konsep memiliki tiga tingkat. Pertama, illata, yaitu konsep yang menunjuk pada sesuatu yang keberadaannya hanya dapat ditangkap melalui keyakinan, seperti Tuhan, malaikat, surga, neraka, dan hari kiamat.

 

#Soal 18

Konsep yang menunjuk pada sesuatu yang keberadaannya hanya dapat ditangkap atau dirasakan melalui sebagian pancaindra, seperti angin, suara, aroma, sinar, dan cahaya disebut ….
a.
illata
b. abstrakta
c.
konsepta
d. konkreta
e. hipotesis

Jawaban B
Robert M. Z. Lawang mengemukakan bahwa konsep memiliki tingkat kedua, abstrakta, yaitu konsep yang menunjuk pada sesuatu yang keberadaannya hanya dapat ditangkap atau dirasakan melalui sebagian pancaindra, seperti angin, suara, aroma, sinar, dan cahaya.

 

#Soal 19

Konsep yang menunjuk pada sesuatu yang keberadaannya dapat ditangkap atau dirasakan oleh pancaindra, seperti meja, kursi, baju, rumah, mobil, tas, dan air disebut ….
a.
illata
b. abstrakta
c.
konsepta
d. konkreta
e. hipotesis

Jawaban C
Robert M. Z. Lawang mengemukakan bahwa konsep memiliki tingkat ketiga, konkreta, yaitu konsep yang menunjuk pada sesuatu yang keberadaannya dapat ditangkap atau dirasakan oleh pancaindra, seperti meja, kursi, baju, rumah, mobil, tas, dan air.

 

#Soal 20

Tokoh sosiologi selain Auguste Comte adalah Herbert Spencer. Ia mengembangkan suatu sistematika penelitian masyarakat yang kemudian dibukukan dengan judul ….
a.
Principles of Social Sciences
b. Principles of Anthropology
c. Principles of Nature
d. Principles of Phylosophy
e. Principles of Sociology

Jawaban E
Tokoh sosiologi selain Auguste Comte adalah Herbert Spencer. Ia mengembangkan suatu sistematika penelitian masyarakat yang kemudian dibukukan dalam judul Principles of Sociology. Sejak saat itu, istilah sosiologi menjadi lebih populer. Berkat jasa Herbert Spencer pula, sosiologi berkembang dengan pesat. Sosiologi berkembang dengan pesat pada abad ke- 20, terutama di Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat. Namun, arah perkembangan sosiologi di ketiga negara tersebut berbeda satu sama lain. Sosiologi kemudian menyebar ke berbagai benua dan negara-negara lain, termasuk Indonesia. Sejarah perkembangan sosiologi di Indonesia dibagi dalam dua waktu, yaitu permulaan dan setelah Perang Dunia II.

 

#Soal 21

Kekuatan yang mampu mengarahkan serta mengatur perilaku anggota-anggotanya dan membentuk keteraturan sosial (social order) yang merupakan fakta sosial disebut ….
a. hati nurani
b. hati nurani individu
c. hati nurani kolektif

d. insting
e. kolektif insting

Jawaban C
Hati nurani kelompok merupakan kekuatan yang mampu mengarahkan serta mengatur perilaku anggota-anggotanya dan membentuk keteraturan sosial (social order) yang merupakan fakta sosial.

 

#Soal 22

Hati nurani kelompok oleh Durkheim disebut sebagai ….
a.
conscience collective
b. conscience individual
c. conscience collegial
d. conscience instink
e. collegial instink

Jawaban A
Ada pendapat yang menyatakan bahwa mempelajari sosiologi berarti mempelajari masyarakat, kelompok, maupun kolektivitas secara utuh karena kolektivitas sosial merupakan fenomena yang berdiri sendiri dan memiliki pola keteraturan yang berbeda dengan fenomena individual. Hati nurani kelompok yang oleh Durkheim disebut sebagai conscience collective merupakan kekuatan yang mampu mengarahkan serta mengatur perilaku anggota-anggotanya dan membentuk keteraturan sosial (social order) yang merupakan fakta sosial.

 

#Soal 23

Dua orang ilmuwan yang membuat konsep dasar sosiologi, yaitu ….
a. Herbert Spencer dan John Stuart Mill
b. Ferdinand Tonnies dan Virkandt
c. Richard dan George Simmel
d. George Simmel dan Leopold Von Wiese
e. George Simmel dan John Stuart Mill

Jawaban A
Oleh sebagian ilmuwan, pendapat di atas dianggap janggal sebab antara sosiologi dengan ilmu lain menjadi sulit dibedakan, terutama antara sosiologi dengan antropologi, sosiologi dengan psikologi, dan antara sosiologi dengan geograf sosial. Berkenaan dengan hal tersebut, maka di Inggris ada dua orang ilmuwan yang membuat konsep
dasar sosiologi, yaitu Herbert Spencer dan John Stuart Mill. Mereka menempatkan sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari masyarakat secara khusus.

 

#Soal 24

Tugas sosiologi secara alternatif dilihat sebagai suatu bangunan teori yang umum dan abstrak mengenai masyarakat sebagai interpretasi peristiwa-peristiwa dan kehidupan sosial bagi keuntungan secara potensial dari politik publik atas berbagai kebebasan dan kesadaran diri dikemukakan oleh ….
a. Herbert Spencer
b. Ferdinand Tonnies
c. George Simmel

d. Leopold Von Wiese
e. Alan Walsh

Jawaban E
Alan Walls menyatakan bahwa tugas sosiologi secara alternatif dilihat sebagai suatu bangunan teori yang umum dan abstrak mengenai masyarakat sebagai interpretasi peristiwa-peristiwa dan kehidupan sosial bagi keuntungan secara potensial dari politik publik atas berbagai kebebasan dan kesadaran diri.

 

#Soal 25

Perhatikan keterangan berikut!
a. adanya suatu sistem sosial yang bersifat
selfsubsistent (swasembada);
b. keberadaan masyarakat melebihi masa hidup individu normal;
c. merekrut anggota secara reproduksi biologis;
d. melakukan sosialisasi terhadap generasi berikutnya.
Ciri-ciri masyarakat di atas dikemukakan oleh ….
a. Abu Syani
b. Talcott Parsonns
c. George Simmel
d. Leopold Von Wiese
e. Alan Walsh

Jawaban B
Talcott Parsons merumuskan kriteria masyarakat. Menurut dia, masyarakat memiliki ciri-ciri
sebagai berikut:
1) adanya suatu sistem sosial yang bersifat
selfsubsistent (swasembada);
2) keberadaan masyarakat melebihi masa hidup individu normal;
3) merekrut anggota secara reproduksi biologis;
4) melakukan sosialisasi terhadap generasi berikutnya.


 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai