Soal dan Pembahasan Bab 4 Mobilitas Sosial – Sosiologi SMA 2

Soal dan Pembahasan Bab 4 Mobilitas Sosial - Sosiologi SMA 2

 

#Soal 1

Suatu gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya atau gerak pindah dari strata yang satu ke strata yang lainnya adalah pengertian mobilitas sosial menurut ....
a. Paul B. Horton
b. Soerjono Soekanto dan Sulaiman Sumardi
c. Kimball Young dan Raymond W. Mack
d. Kimball Young dan Horton
e. Horton dan Raymond W. Mack

Jawaban A
Suatu gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya atau gerak pindah dari strata yang satu ke strata yang lainnya adalah pengertian mobilitas sosial menurut Paul B. Horton.

 

#Soal 2

Berikut adalah dampak negatif mobilitas sosial, kecuali ....
a. konflik antarkelas sosial
b. konflik ideologi
c. konflik antarkelompok sosial
d. konflik antargenerasi
e. penyesuaian kembali

Jawaban B
Dampak negatif mobilitas sosial adalah konflik antarkelas sosial, konflik antarkelompok sosial, konflik antargenerasi, dan penyesuaian kembali.

 

#Soal 3

Suatu gerak dalam struktur sosial, yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial adalah pengertian mobilitas sosial menurut ....
a. Paul B. Horton
b. Soerjono Soekanto dan Sulaiman Sumardi
c. Kimball Young dan Raymond W. Mack
d. Kimball Young dan Horton
e. Horton dan Raymond W. Mack

Jawaban C
Suatu gerak dalam struktur sosial, yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial adalah pengertian mobilitas sosial menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack.

 

#Soal 4

Seseorang yang beralih kewarganegaraan atau beralih jabatan yang lebih sederajat merupakan contoh mobilitas sosial ....
a. vertikal
b. horizontal
c. parsial

d. inkremental
e. sektoral

Jawaban B
Seseorang yang beralih kewarganegaraan atau beralih jabatan yang lebih sederajat merupakan contoh mobilitas sosial horizontal. Mobilitas horizontal adalah peralihan individu dari suatu kelompok sosial ke kelompok sosial lainnya yang sederajat.

 

#Soal 5

Seorang guru sejarah di salah satu SMA yang mengalami mobilitas sosial menjadi kepala sekolah merupakan contoh mobilitas sosial ....
a
. social sinking
b. social climbing
c. vertikal climbing
d. horizontal sinking
e. vertikal climbing

Jawaban B
Seorang guru sejarah di salah satu SMA yang mengalami mobilitas sosial menjadi kepala sekolah merupakan contoh mobilitas sosial social climbing. Mobilitas sosial vertikal adalah perpindahan individu atau objek-objek sosial dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat.

 

#Soal 6

Penyesuaian kembali yang didasari oleh adanya rasa toleransi atau rasa penyesuaian kembali yang didasari oleh adanya rasa toleransi atau rasa saling menghargai disebut ....
a. akomodasi
b. adaptasi
c. asimilasi

d. afliasi
e. akulturasi

Jawaban A
Penyesuaian kembali yang didasari oleh adanya rasa toleransi atau rasa penyesuaian kembali yang didasari oleh adanya rasa toleransi atau rasa saling menghargai disebut akomodasi. Setiap konflik pada dasarnya ingin menguasai atau mengalahkan lawan. Bagi pihak-pihak yang berkonflik bila menyadari bahwa konflik itu lebih banyak merugikan kelompoknya, maka akan timbul penyesuaian kembali.

 

#Soal 7

Seorang karyawan korban PHK karena perusahaan mengalami kesulitan keuangan merupakan contoh mobilitas sosial ....
a
. social sinking
b. social climbing
c. vertikal climbing
d. horizontal sinking
e. vertikal climbing

Jawaban A
Seorang karyawan korban PHK karena perusahaan mengalami kesulitan keuangan merupakan contoh mobilitas sosial social sinking. Bentuk mobilitas sosial vertikal dapat dibagi menjadi dua, yaitu mobilitas vertikal ke atas (social climbing) dan mobilitas sosial vertikal ke bawah (social sinking).

 

#Soal 8

Perpindahan individu atau objek-objek sosial dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat merupakan pengertian mobilitas sosial ....
a. vertikal
b. sektoral
c. parsial

d. inkremental
e. horizontal

Jawaban E
Perpindahan individu atau objek-objek sosial dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat merupakan pengertian mobilitas sosial horizontal. Mobilitas sosial horizontal memiliki dua macam bentuk, yaitu intragenerasi dan antargenerasi.

 

#Soal 9

Kebijakan apartheid di Afrika Selatan di masa lalu merupakan contoh perbedaan kelas sosial berdasarkan ....
a. agama
b. kekayaan
c. ideologi politik

d. ras
e. gender

Jawaban D
Kebijakan apartheid di Afrika Selatan di masa lalu merupakan contoh perbedaan kelas sosial berdasarkan ras. Hal tersebut menjadi faktor penghambat mobilitas sosial.

 

#Soal 10

Demonstrasi buruh yang menuntuk kenaikan upah, menggambarkan konflik antara kelas buruh dengan pengusaha merupakan contoh konflik ....
a. antarkelas sosial
b. ideologi
c. antarkelompok sosial

d. antargenerasi
e. gender

Jawaban A
Demonstrasi buruh yang menuntut kenaikan upah merupakan contoh konflik antarkelas sosial. Apabila terjadi perbedaan kepentingan antara kelas-kelas sosial yang ada di masyarakat dalam mobilitas sosial maka akan muncul konflik antarkelas.

 

#Soal 11

Berikut adalah, beberapa program untuk mempercepat proses mobilitas sosial dapat dilaksanakan dalam bidang ekonomi sebagai berikut, kecuali ....
a. meningkatkan anggaran untuk pendidikan. Hanya ketika anggaran pendidikan ditingkatkan, mutu sekolah dapat turut ditingkatkan. Peningkatan anggaran pendidikan memungkinkan terciptanya pemerataan mutu sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan serta pemerataan mutu sekolah swasta dan negeri
b. peningkatan pajak penghasilan dan kekayaan. Peningkatan pajak penghasilan dan kekayaan ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan
downward mobility
c. menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya
d. otonomi di bidang ekonomi bagi setiap provinsi sehingga setiap provinsi memiliki kewenangan untuk mendistribusikan kekayaan daerah secara merata sampai ke tingkat
e. membangun berbagai pusat perbelanjaan

Jawaban E
Dalam bidang ekonomi, beberapa program untuk mempercepat proses mobilitas sosial dapat dilaksanakan sebagai berikut.
a. Meningkatkan anggaran untuk pendidikan. Hanya ketika anggaran pendidikan ditingkatkan, mutu sekolah dapat turut ditingkatkan. Peningkatan anggaran pendidikan memungkinkan terciptanya pemerataan mutu sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan serta pemerataan mutu sekolah swasta dan negeri.
b. Peningkatan pajak penghasilan dan kekayaan. Peningkatan pajak penghasilan dan kekayaan ini merupakan sebuah upaya untuk menciptakan
downward mobility.
c. Menciptakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya.
d. Otonomi di bidang ekonomi bagi setiap provinsi sehingga setiap provinsi memiliki kewenangan untuk mendistribusikan kekayaan daerah secara merata sampai ke tingkat

 

#Soal 12

Berikut adalah akibat-akibat negatif dari mobilitas sosial, kecuali ....
a. berkurangnya solidaritas kelompok
b. timbulnya konflik antarkelas sosial
c. timbulnya konflik antargenerasi
d. penyesuaian dengan bangsa lain
d. timbulnya konflik antarkelompok sosial

Jawaban D
Terjadinya mobilitas sosial memberikan konsekuensi-konsekuensi tertentu terhadap struktur sosial masyarakat berupa dampak negatif seperti terjadinya berbagai reaksi dalam bentuk konflik dan dampak positif berupa keinginan untuk maju. Selain memberikan manfaat positif, mobilitas sosial juga membawa konsekuensi atau akibat-akibat negatif, baik bersifat sosial maupun psikologis (kejiwaan). Akibat-akibat negatif dari mobilitas sosial, antara lain berkurangnya solidaritas kelompok, timbulnya konflik, dan penyesuaian.
a. Berkurangnya Solidaritas Kelompok
Orang-orang yang melakukan mobilitas sosial baik vertikal maupun horizontal berarti akan berorientasi dan bersosialisasi dengan nilai dan norma kelompoknya yang baru. Hal tersebut mereka lakukan agar dapat diterima dalam kelompok baru itu. Namun, hal itu bisa menyebabkan orang-orang yang pindah tersebut menjadi berkurang solidaritas atau ikatan moralnya dengan kelompok lamanya. Misalnya, si A semula adalah anggota kelompok lapisan bawah karena ia orang miskin. Karena berhasil, si A menjadi kaya raya. Akhirnya, status si A naik ke lapisan atas. Oleh sebab itu, si A menjadi berkurang rasa solidaritas atau
rasa kesetiakawanannya dengan orang-orang lapisan bawah yang dulu senasib dengannya. Sementara itu, mobilitas sosial dapat pula membawa konsekuensi atau akibat negatif bagi suasana psikologis (kejiwaan) seseorang. Misalnya, perasaan mudah marah, perasaan selalu bersaing, frustrasi, gelisah, dan gangguan psikologis lainnya.
b. Konflik Antarkelas Sosial
Dalam masyarakat, terdapat lapisan-lapisan sosial karena ukuran-ukuran seperti kekayaan, kekuasaan, dan pendidikan. Kelompok dalam lapisan-lapisan tadi disebut kelas sosial. Apabila terjadi perbedaan kepentingan antara kelas-kelas sosial yang ada di masyarakat dalam mobilitas sosial maka akan muncul konflik antarkelas. Misalnya, demonstrasi buruh yang menuntuk kenaikan upah, menggambarkan konflik antara kelas buruh dengan pengusaha.
c. Konflik Antarkelompok Sosial
Di dalam masyarakat terdapat pula kelompok sosial yang beraneka ragam berdasarkan ideologi, profesi, agama, suku, dan ras. Bila salah satu kelompok berusaha untuk menguasai kelompok lain atau terjadi pemaksaan, maka timbul konflik. Misalnya, tawuran pelajar dan perang antarkampung.
d. Konflik Antargenerasi
Konflik antar generasi terjadi antara generasi tua yang mempertahankan nilai-nilai lama dan generasi mudah yang ingin mengadakan perubahan. Misalnya, pergaulan bebas yang saat ini banyak dilakukan kaum muda di Indonesia sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut generasi tua.
e. Penyesuaian Kembali
Setiap konflik pada dasarnya ingin menguasai atau mengalahkan lawan. Bagi pihak-pihak yang berkonflik bila menyadari bahwa konflik itu lebih banyak merugikan kelompoknya, maka akan timbul penyesuaian kembali yang didasari oleh adanya rasa toleransi atau rasa penyesuaian kembali yang didasari oleh adanya rasa toleransi atau rasa saling menghargai. Penyesuaian semacam ini disebut akomodasi.

 

#Soal 13

Masing-masing agama tersebut memiliki berbagai perbedaan. Perbedaan itu, di antaranya terletak pada hal-hal sebagai berikut, kecuali ....
a. konsep keimanan
b. kitab suci djadikan sumber ajaran agama
c. nabi atau raul
d. sistem pribadatan
e. hukum-hukum negara

Jawaban E
Masing-masing agama tersebut memiliki berbagai perbedaan. Perbedaan itu, di antaranya terletak pada hal-hal sebagai berikut.
a. Konsep Keimanan
Konsep keimanan mengandung segala keyakinan serta bayangan manusia tentang sifatsifat Tuhan dan tentang wujud alam gaib. Selain itu, tentang segala nilai, norma, dan ajaran dari agama yang bersangkutan. Masing-masing agama tentu mempunyai konsep keimanan yang berbeda satu dengan lainnya. Konsep-konsep keimanan tersebut pada masing-masing agama sangat diyakini oleh pengikutnya.
b. Kitab Suci Dijadikan Sumber Ajaran Agama
Kitab suci dijadikan sebagai pedoman dalam beribadah dan bertingkah laku sehari-hari. Kitab-kitab suci agama di Indonesia, yaitu Alquran, Injil, Weda, dan Tripitaka.
c. Nabi atau Rasul Pembawa Ajaran Agama kepada Umatnya
Awal mula pembawa ajaran agama yang ada di Indonesia berbeda-beda. Misalnya, pedagang dan Wali Sanga merupakan pembawa dan penyebar agama Islam.

d. Sistem Peribadatan serta Upacara Keagamaan
Sistem peribadatan pada masing-masing agama berbeda. Begitu juga dengan upacara keagamaan. Misalnya, Idul Adha, Paskah, Nyepi, dan Waisak.
e. Hukum-hukum yang Berlaku dalam Kehidupan
Dalam masyarakat Indonesia yang majemuk, keanekaragaman agama merupakan kenyataan sosial yang harus diterima serta disikapi secara arif dan bijaksana. Perbedaan itu janganlah menimbulkan pertentangan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Agama diturunkan untuk mengatur kehidupan sosial manusia agar dapat hidup selamat dunia dan akhirat. Dalam agama diajarkan agar manusia saling menghormati, mencintai, selalu berbuat kebenaran, menjauhi larangan, menjalin persatuan, serta menghindarkan perpecahan dan permusuhan satu sama lain.

 

#Soal 14

Di bawah ini yang tidak termasuk lembaga sarana mobilitas sosial adalah ....
a. organisasi politik
b. organisasi tradisional
c. lembaga pendidikan

d. angkatan bersenjata
e. organisasi ekonomi

Jawaban B
Di bawah ini yang termasuk lembaga sarana mobilitas sosial.
1. Angkatan Bersenjata
Angkatan bersenjata merupakan salah satu organisasi yang dapat digunakan sebagai sarana mobilitas vertikal ke atas melalui mekanisme kenaikan pangkat para prajurit. Misalnya, seorang prajurit yang berjasa menumpas pemberontakan akan mendapatkan penghargaan dari negara berupa kenaikan pangkat yang lebih tinggi, walaupun ia berasal dari golongan masyarakat rendah.
2. Lembaga Keagamaan
Lembaga-lembaga keagamaan dapat menjadi sarana mobilitas sosial seseorang. Misalnya, para pemuka agama, seperti ustad, pendeta, biksu, dan pastur. Lembaga-lembaga keagamaan juga merupakan saluran penting dalam mobilitas sosial vertikal. Setiap ajaran agama menganggap bahwa manusia mempunyai kedudukan yang sederajat. Para pemuka agama
selalu berusaha keras untuk menaikkan kedudukan orang-orang dari lapisan rendah dalam masyarakat agar memperoleh kedudukan yang sederajat. Misalnya, Nabi Muhammad saw. yang berjuang mengangkat derajat para budak dan kaum wanita yang sebelumnya tertindas.
3. Lembaga Pendidikan
Lembaga-lembaga pendidikan merupakan sarana mobilitas sosial yang efektif karena dapat mengangkat kedudukan seseorang yang rendah ke kedudukan yang lebih tinggi. Lembaga pendidikan sering disebut
social elevator karena mempercepat mobilitas sosial seseorang. Pendidikan memberikan kesempatan pada seseorang untuk menempati kedudukan yang lebih tinggi. Misalnya, seorang anak yang berasal dari keluarga miskin yang berhasil menempuh pendidikan tinggi sehingga dengan berbekal pendidikannya ia bisa mendapatkan bekerja dengan penghasilan yang tinggi. Ada asumsi yang melatarbelakangi pemikiran pendidikan sebagai the great equalizer.
4. Organisasi Politik
Organisasi politik bisa menjadi sarana mobilitas sosial para anggotanya untuk menempati jabatan yang lebih tinggi sehingga status sosialnya meningkat. Misalnya, seorang anggota partai politik yang pandai berorganisasi dan giat dapat mencapai kedudukan politik yang tinggi, seperti menjadi pimpinan partai atau anggota DPR atau MPR, dan menteri.
5. Organisasi Ekonomi
Organisasi ekonomi seperti perusahaan, koperasi, dan BUMN bisa menjadi sarana mobilitas sosial para anggotanya karena lembaga tersebut dapat meningkatkan tingkat pendapatan seseorang. Seseorang yang bekerja di lembaga ekonomi akan meningkat penghasilannya sehingga status sosialnya di masyarakat meningkat.

 

#Soal 15

Mobilitas sosial dipengaruhi oleh faktor-faktor, sebagai berikut, kecuali ....
a. perubahan politik
b. perubahan kondisi sosial
c. ekspansi teritorial dan perpindahan penduduk
d. pola komunikasi yang bebas
e. pembagian kerja

Jawaban A
Mobilitas sosial dipengaruhi oleh faktor-faktor, antara lain sebagai berikut.
1. Perubahan Kondisi Sosial
Struktur kasta dan kelas dapat berubah karena adanya perubahan dari dalam dan dari luar masyarakat. Misalnya, kemajuan teknologi yang membuka kemungkinan timbulnya mobilitas sosial ke atas atau perubahan ideologi yang dapat menimbulkan stratifkasi sosial yang baru.
2. Ekspansi Teritorial dan Perpindahan Penduduk
Ekspansi teritorial dan perpindahan penduduk yang cepat memperkuat ciri fleksibilitas struktur stratifkasi dan mobilitas sosial. Misalnya, perkembangan kota, transmigrasi, dan pertumbuhan atau penurunan jumlah penduduk.
3. Pola Komunikasi yang Bebas
Situasi-situasi yang membatasi komunikasi antarkelompok sosial menambah hambatan antarkelompok sosial untuk melakukan pertukaran pengetahuan dan pengalaman dan akan menghalangi mobilitas sosial. Sebaliknya, pendidikan dan komunikasi yang bebas serta efektif antarkelompok sosial akan memudarkan semua batas garis strata sosial yang ada dan merangsang mobilitas sosial.
4. Pembagian Kerja
Terjadinya mobilitas sosial dipengaruhi oleh tingkat pembagian kerja yang dalam masyarakat. Apabila tingkat pembagian kerja dalam masyarakat tinggi, mobilitas sosial akan sulit dilakukan yang menghambat terjadinya peningkatan status sosial dalam pekerjaan karena spesialisasi pekerjaan menuntut adanya keterampilan khusus. Kondisi ini mendorong anggota masyarakatnya untuk berusaha menempati status tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai