Menggali Cerita dari Anak-Anak tentang Pengalaman Sehari-hari di Sekolah

Tahun Pertamaku ke Sekolah_CropBuku Tahun Pertamaku di Sekolah ini berawal dari tawaran Mbak Yenni Saputri, editor cantik nan baik, kepada saya untuk membuat buku tentang pengalaman tahun pertama di sekolah. Isinya seputar pengalaman hari pertama, bagaimana anak-anak mengenal guru dan berkenalan dengan teman-teman baru, juga hal-hal yang tidak mereka temui saat masih duduk di TK seperti ulangan dan kenaikan kelas.

Saya jadi teringat pengalaman masa kecil. Untuk pergi ke sekolah yang hanya di belakang rumah, saya selalu menangis minta diantar dan ditunggu hingga pelajaran usai. Bahkan ketika sudah kelas tiga, empat, lima pun saya kerap mengintip dari celah pagar rumah sebelum berangkat ke sekolah. Rasa takut, cemas, khawatir, campur aduk menjadi satu. Begitu pula dengan putri saya. Waktu yang dibutuhkannya untuk beradaptasi lebih lama dari rata-rata anak lainnya.

Keinginan untuk berbagi pengalaman pada anak-anak membuat saya menerima tawaran Mbak Yenni. Sebagai konseptor awal dan editor, peran Mbak Yenni selama proses penyusunan buku ini, sangatlah besar. Berbekal pengalaman kami berdua (saya dan putri saya), saya pun kemudian mencari referensi berupa artikel-artikel tentang persiapan masuk sekolah. Apa saja yang perlu diperhatikan oleh orang tua selama mendampingi anak menjalani adaptasi dengan sekolah baru. Sebagai referensi tambahan, saya bertanya kepada beberapa teman mengenai pengalaman putra/putrinya saat memasuki sekolah baru. Selain itu juga saya berusaha menggali cerita dari anak-anak di sekitar saya tentang pengalaman sehari-hari mereka di sekolah.

Khusus untuk cerita ketujuh yang berjudul Berani Berangkat Sendiri, saya sungguh merasa perlu berhati-hati dalam menuliskannya. Mengingat kondisi keamanan lingkungan saat ini tentu berbeda dengan dua, tiga dekade lalu. Berbeda pula dari satu tempat dengan tempat lainnya. Bahwa keberanian dan kemandirian anak harus diapresiasi, namun kita tetap harus memberikan rambu-rambu kepada mereka. Rambu-rambu untuk tetap waspada, berhati-hati, serta mengenali kondisi lingkungan sekitarnya dengan bahasa yang bisa mereka pahami.

Berani Berangkat Sendiri

Dunia SD yang berbeda dengan dunia TK sedikit banyak membuat beberapa anak-anak cemas saat hendak memasukinya. Meski ada juga anak yang justru gembira, tak sabar ingin segera merasakan suasana sekolah baru. Kemampuan beradaptasi anak terhadap lingkungan, tempat, dan orang baru memang berbeda-beda. Ada yang cepat, perlu waktu, ada juga yang lambat. Sebagai orang tua, tentu kita perlu mengetahui, mengenali, dan memahami karakter anak untuk kemudian membantunya menghadapi masalah dan perubahan-perubahan dalam masa perkembangan mereka.

Setiap anak itu unik. Mereka semua mempunyai potensi untuk menjadi bintang. Tugas orang tua, lingkungan, dan guru adalah mendukung perkembangannya agar optimal. Melalui teladan, pembiasaan baik, diskusi, maupun melalui media lain seperti permainan ataupun buku. Buku cerita bisa memberikan pengalaman baru bagi anak-anak melalui kisah para tokohnya.

Ini Sekolahku

Buku Tahun Pertamaku di Sekolah berisi delapan cerita pendek yang berkisah tentang Abi dan teman-temannya. Dilengkapi dengan tip-tip praktis serta aktivitas yang bisa dikerjakan anak-anak. Asyiknya, buku ini bisa pula menjadi semacam album kenangan karena di dalamnya disediakan ruang untuk menempel foto. Seru, kan? Sebagai bonus, penerbit Tiga Ananda memberikan poster jadwal pelajaran.

Jadwal Pelajaran

Buat Ayah Bunda, Om dan Tante yang mempunyai putra/putri ataupun keponakan yang hendak masuk SD, silakan ...

Salam bahagia, sehat, cerdas, dan ceria .... (Fina Faza)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*