Aku Memilih: Anak Memilih Sikap Terbaik dari Situasi yang Mereka Hadapi

Seri Aku MemilihSerial Aku Memilih berawal dari ide konotasi. Sombong konotasi dari rendah hati. Percaya diri dan rendah diri. Begitu juga dengan jujur, berkonotasi dengan bohong. Dalam kehidupan sehari-hari, setiap manusia dihadapkan pada dua pilihan. Pilihan akan menentukan hasil yang kita dapatkan. Meskipun masih anak-anak, mereka juga bisa memilih. Pilihan sikap terbaik dari situasi yang mereka hadapi.

Aku Memilih menjadi contoh sebab akibat. Sebab saya memilih jujur, maka akibatnya saya menjadi senang, hati lega, tidak merasa bersalah. Sebab saya memilih sombong, maka akibatnya saya dijauhi teman-teman. Tidak ada yang suka dengan orang sombong, bahkan orang sombong sekalipun.

Sederhananya, saya berharap buku serial Aku Memilih dapat dipahami pembaca cilik. Setelah mereka membacanya, mereka akan berfikir, “Oh iya juga ya, kalau aku jujur tentu aku tidak akan terus-terusan merasa bersalah. Hati akan menjadi lega.”

Seri AKu Memilih

Perjalanan naskah serial Aku Memilih dari menemukan ide sampai menjadi tiga buku cantik, membuat saya terus mengucap hamdalah. Saya tidak menyangka naskah ini segera mendapat persetujuan dari penerbit Tiga Serangkai. Saya bersyukur dan berterima kasih Tiga Serangkai sudah memberikan naskah ini kesempatan untuk terbit. Mengingat konsep cerita yang tidak biasa. Di dalam satu buku, anak-anak akan dihadapkan pada pilihan untuk membaca.

Terima kasih juga untuk editor baik hati, Mbak Yenni Saputri, atas kerja sama yang menyenangkan. Semoga buku serial Aku Memilih bermanfaat bagi pembaca cilik. Aamiin. (Fadila Hanum)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai