Soal dan Pembahasan Bab 1 Agama dan Kebudayaan Hindu–Buddha di Indonesia – Sejarah SMA 2

Soal dan Pembahasan Bab 1 Agama dan Kebudayaan Hindu–Buddha di Indonesia – Sejarah SMA 2

 

#Soal 1

Kebudayaan Hindu merupakan perpaduan dua kebudayaan, yaitu ….
a. Harappa dan Mohenjo Daro
b. Dravida dan Harappa
c. Arya dan Mohenjo Daro
d. Harappa dan Arya
e. Dravida dan Arya

Pembahasan:
Kebudayaan Hindu yang berkembang di India merupakan perpaduan dua kebudayaaan, yaitu Dravida dan Arya. Agama Hindu diyakini tumbuh di India sekitar tahun 1500 SM.
Jawaban: e

 

#Soal 2

Agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India. Pernyataan tersebut sesuai dengan teori ….
a. brahmana
b. kesatria
c. waisya

d. sudra
e. paria

Pembahasan:
Menurut teori Waisya yang dikemukakan oleh N.J. Krom, agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum waisya atau para pedagang.
Jawaban: c

 

#Soal 3

Salah satu bagian dari kitab Weda yang berisi syair puji-pujian kepada dewa, yaitu ….
a.
regweda
b. samaweda
c. yajurweda
d. atharwaweda
e. upanishad

Pembahasan:
Agama Hindu bersumber pada kitab Weda yang terdiri atas empat samhita atau himpunan, yaitu Regweda, berisi syair puji-pujian kepada dewa; Samaweda, berisi nyanyian-nyanyian pujian; Yajurweda, berisi doa-doa; Atharwaweda, berisi mantra-mantra untuk sihir dan ilmu gaib. Kitab Upanishad merupakan salah satu kitab yang dibuat oleh kaum Brahmana. Kitab Upanishad berisi wejangan-wejangan mengenai kehidupan gaib.
Jawaban: a

 

#Soal 4

Berikut merupakan wujud pengaruh agama dan kebudayaan Hindu–Buddha bagi masyarakat Indonesia, kecuali ….
a. berkembangnya teknologi pembuatan candi
b. dikenalnya sistem kasta pada masyarakat Hindu
c. mulai dikenalnya konsep raja dan kerajaan
d. dikenalnya sistem kasta pada masyarakat Buddha
e. mulai dikenalnya aksara dan kesusastraan

Pembahasan:
Wujud pengaruh agama dan kebudayaan Hindu–Buddha bagi masyarakat Indonesia, antara lain berkembangnya teknologi pembuatan candi, dikenalnya sistem kasta pada masyarakat Hindu, mulai dikenalnya konsep raja dan kerajaan, mulai dikenalnya aksara dan kesusastraan, dan mulai dikenalnya sistem kepercayaan atau agama Hindu–Buddha.
Jawaban: d

 

#Soal 5

Aswawarman disebut sebagai wangsakarta dari Kerajaan Kutai karena ….
a. raja pertama Kutai yang beragama Hindu
b. pembentuk kebudayaan Hindu
c. pembentuk silsilah dalam keluarga
d. pembentuk pemerintahan kerajaan
e. pembentuk Kerajaan Kutai yang bercorak Hindu


Pembahasan:
Aswawarman disebut sebagai wangsakarta atau pembentuk silsilah keluarga dan dinasti kerajaan.
Jawaban: c

 

#Soal 6

Kerajaan Mataram Kuno yang terpecah dapat disatukan kembali pada masa pemerintahan ….
a. Raja Samaratungga
b. Rakai Pikatan
c. Dyah Balitung
d. Rakai Panangkaran
e. Raja Wisnu

Pembahasan:
Terbaginya Mataram Kuno menjadi dua dinasti terjadi mulai masa pemerintahan Rakai Panangkaran. Mataram Kuno dapat dipersatukan kembali pada masa pemerintahan Rakai Pikatan, yaitu melalui sebuah perkawinan antara
Rakai Pikatan (Dinasti Sanjaya) dan Pramodawardhani (Dinasti Syailendra).
Jawaban: b

 

#Soal 7

Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya mengalami kemajuan yang pesat terutama karena ….
a. runtuhnya peranan pelabuhan Malaka
b. ramainya perdagangan di Selat Malaka
c. letaknya strategis di tepi Selat Malaka
d. daerah kekuasaannya sangat luas
e. menjadi pusat penghasil lada

Pembahasan:
Kerajaan Sriwijaya terletak di daerah yang sangat strategis, yaitu di tepi Selat Malaka. Hal tersebut sangat mendukung bagi perkembangan perdagangan di Kerajaan Sriwijaya.
Jawaban: c

 

#Soal 8

Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja ….
a. Kertanegara
b. Raden Wijaya
c. Jayawardhana
d. Hayam Wuruk
e. Tribhuwanatunggadewi

Pembahasan:
Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Raja Hayam Wuruk merupakan putra dari Tribhuwanatunggadewi. Dalam menjalankan pemerintahannya, Hayam Wuruk dibantu oleh Mahapatih Gajah Mada.
Jawaban: d

 

#Soal 9

Kitab Sutasoma dikarang oleh seorang pujangga Kerajaan Majapahit yang bernama ….
a. Mpu Tantular
b. Mpu Sedah
c. Mpu Prapanca

d. Mpu Panuluh
e. Mpu Dharmaja

Pembahasan:
Kitab Baratayuda karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh. Kitab Smaradhahana karya Mpu Dharmaja. Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca. Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular.
Jawaban: a

 

#Soal 10

Runtuhnya Kerajaan Majapahit disebabkan oleh peristiwa ….
a. Pemberontakan Sadeng
b. Perang Paregreg
c. Pemberontakan Kuti
d. Perang Bubat
e. Pemberontakan Semi

Pembahasan:
Pemberontakan Sadeng terjadi pada masa pemerintahan Tribhuwanatunggadewi. Pemberontakan Kuti dan Pemberontakan Semi terjadi pada masa pemerintahan Jayanegara. Pemberontakan Kuti adalah pemberontakan terbesar dan hampir meruntuhkan Majapahit. Perang Bubat terjadi pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, yaitu antara pasukan pimpinan Gajah Mada dan rombongan pengantin dari Kerajaan Sunda. Perang Paregreg adalah perang yang mengakibatkan runtuhnya Kerajaan Majapahit. Perang Paregreg atau perang saudara terjadi antara Bhre Wirabhumi dan Raja Wikramawardhana.
Jawaban: b

 

#Soal 11

Teori Arus Balik yang menyatakan bahwa agama Hindu disebarkan oleh para pedagang Indonesia yang pergi ke India dikemukakan oleh ….
a. J.C. van Leur
b. G. Coedes
c. F.D.K. Bosch
d. N.J. Krom
e. W.F. Stutterheim

Pembahasan:
Teori Arus Balik dikemukakan oleh G. Coedes. J.C. van Leur mengemukakan teori Brahmana. F.D.K. Bosch mengemukakan teori Kesatria. N.J. Krom mengemukakan teori Waisya.
Jawaban: b

 

#Soal 12

Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang berisi pujian atas kebesaran dan keagungan Raja Purnawarman, yaitu ….
a. Prasasti Tugu
b. Prasasti Kebon Kopi
c. Prasasti Ciaruteun

d. Prasasti Lebak
e. Prasasti Jambu

Pembahasan:
Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang berisi pujian atas kebesaran dan keagungan Raja Purnawarman adalah Prasasti Lebak. Prasasti Tugu berisi perintah pembuatan saluran air Gomati. Prasasti Kebon Kopi memuat gambar dua tapak kaki gajah yang diidentikkan dengan gajah Airawata. Prasasti Ciaruteun memuat lukisan sepasang kaki yang dianggap sama dengan telapak kaki Dewa Wisnu. Prasasti Jambu berisi sanjungan terhadap keperkasaan Raja Purnawarman.
Jawaban: d

 

#Soal 13

Seorang pendeta Buddha terkenal dari Kerajaan Kaling yang hidup pada masa pemerintahan Ratu Sima, yaitu ….
a. Sakyakirti
b. Janabhadra
c. Gunadharma

d. Dharmawangsa
e. Dapunta Hyang

Pembahasan:
Seorang pendeta Buddha terkenal dari Kerajaan Kaling, yaitu Janabhadra. Sakyakirti adalah seorang guru agama Buddha dari Kerajaan Sriwijaya. Gunadharma adalah arsitek pembangunan Candi Borobudur dari Kerajaan Mataram Buddha. Dharmawangsa adalah raja dari Kerajaan Medang Kamulan. Dapunta Hyang adalah raja dari Kerajaan Sriwijaya.
Jawaban: b

 

#Soal 14

Berikut ini yang merupakan daerah bawahan Kerajaan Majapahit atau Daerah Delapan, yaitu ….
a. Kamboja
b. Annam
c. Malaya

d. Cina
e. India

Pembahasan:
Daerah-daerah bawahan Kerajaan Majapahit yang disebut sebagai Daerah Delapan meliputi Jawa, Andalas (Sumatera), Tanjungnegara (Kalimantan), daerah Semenanjung Malaya, Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Maluku, dan Irian. Adapun Siam, Burma, Kamboja, Annam, India, dan Cina adalah negara-negara sahabat Kerajaan Majapahit. Negara-negara sahabat itu dikenal sebagai Mitreka Stata.
Jawaban: c

 

#Soal 15

Candi berikut ini yang bercorak Buddha, yaitu ….
a. Candi Panataran dan Candi Prambanan
b. Candi Singasari dan Candi Mendut
c. Candi Plaosan dan Candi Panataran
d. Candi Muara Takus dan Candi Plaosan
e. Candi Prambanan dan Candi Singasari

Pembahasan:
Candi Mendut, Candi Muara Takus, dan Candi Plaosan merupakan candi bercorak Buddha. Candi Panataran, Candi Singasari, dan Candi Prambanan merupakan candi bercorak Hindu.
Jawaban: d

 


 

#Soal 1

Jelaskan beberapa teori tentang masuknya agama Hindu di Indonesia!

Jawaban:
Menurut para ahli sejarah, ada beberapa teori tentang masuknya agama Hindu di Indonesia.
a. Teori Brahmana, dikemukakan oleh J.C. Van Leur. Teori ini menyatakan bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum brahmana atau para pendeta.
b. Teori Kesatria, dikemukakan oleh F.D.K. Bosh. Teori ini menyatakan bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum kesatria.
c. Teori Waisya, dikemukakan oleh N.J. Krom. Teori ini menyatakan bahwa agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum waisya atau para pedagang.
d. Teori Arus Balik, menyatakan bahwa agama Hindu disebarkan oleh para pedagang Indonesia yang pergi ke India.

 

#Soal 2

Jelaskan tentang stratifkasi sosial pada masyarakat Hindu!

Jawaban:
Stratifkasi sosial pada masyarakat Hindu terbagi menjadi beberapa kasta. Masyarakat Hindu terbagi menjadi empat kasta berdasarkan pembagian tugas atau pekerjaan. Keempat kasta itu adalah kasta Brahmana terdiri atas pemuka
agama Hindu; kasta Kesatria terdiri atas raja dan keluarga serta bangsawan istana; kasta Waisya terdiri atas pedagang, petani, dan peternak; kasta Sudra terdiri atas orang miskin dan buruh. Selain keempat kasta tersebut, terdapat juga kelompok masyarakat yang berada di luar kasta tersebut yang disebut kasta Paria yang terdiri atas para pengemis dan gelandangan.

 

#Soal 3

Sebutkan sumber-sumber sejarah yang menjelaskan tentang keberadaan Kerajaan Tarumanegara!

Jawaban:
Sumber sejarah yang menjelaskan tentang keberadaan Kerajaan Tarumanegara berasal dari berita Cina pada masa pemerintahan Dinasti Tang dan Sung. Sumber sejarah yang menjelaskan tentang keberadaan Kerajaan Tarumanegara juga berasal dari tujuh buah prasasti, yaitu Prasasti Ciaruteun, ditemukan di dekat muara Sungai Cisadane, Jawa Barat; Prasasti Kebun Kopi, ditemukan di Cibungbulang, Bogor; Prasasti Tugu, ditemukan di Cilincing, Jakarta Utara; Prasasti Jambu, ditemukan di Bukit Koleangkak, dekat Bogor; Prasasti Pasir Awi, ditemukan di Bogor; Prasasti Muara Cianten, ditemukan di Bogor; Prasasti Lebak, ditemukan di Lebak, Jawa Barat.

 

#Soal 4

Deskripsikan perbedaan fungsi candi dalam agama Hindu dan agama Buddha!

Jawaban:
Dalam agama Hindu, candi berfungsi sebagai makam untuk menyimpan abu jenazah para raja dan tokoh istana. Candi juga digunakan untuk menyimpan pripih atau benda-benda berharga sebagai bekal kubur, seperti kalung, emas, gelang, dan cincin. Abu jenazah dan pripih dikuburkan di dalam ruang utama candi (sumuran). Di atas sumuran, biasanya dibuat sebuah patung dewa yang merupakan perlambang raja yang telah meninggal. Dalam agama Buddha, candi berfungsi sebagai tempat upacara peribadatan. Di dalam candi Buddha tidak terdapat pripih dan arca berwujud dewa yang melambangkan seorang raja yang telah meninggal. Ciri khas bangunan candi
Buddha adalah adanya stupa yang berisi patung Buddha.

 

#Soal 5

Faktor-faktor apa saja yang mengakibatkan runtuhnya Kerajaan Majapahit?

Jawaban:
Faktor penyebab keruntuhan Kerajaan Majapahit, antara lain sebagai berikut.
a. Pudarnya kewibawaan Majapahit setelah meninggalnya Gajah Mada dan Raja Hayam Wuruk.
b. Terjadinya Perang Paregreg (perang saudara) antara Bhre Wirabhumi dan Raja Wikramawardhana.
c. Raja daerah banyak yang memisahkan diri dari Majapahit.
d. Berkembangnya agama Islam di pesisir utara Pulau Jawa dengan diikuti berdirinya Kerajaan Demak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*