Soal dan Pembahasan Bab 3 Proses Interaksi antara Tradisi Lokal, Hindu–Buddha, dan Islam di Indonesia – Sejarah SMA 2

Soal dan Pembahasan Bab 3 Proses Interaksi antara Tradisi Lokal, Hindu–Buddha, dan Islam di Indonesia – Sejarah SMA 2

 

#Soal 1

Proses percampuran dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling memengaruhi disebut ….
a. enkulturasi
b. akulturasi
c. sosialisasi

d. asimilasi
e. adaptasi

Pembahasan:
Bertemunya dua kebudayaan atau lebih yang saling bertemu dan saling memengaruhi disebut akulturasi.
Jawaban: b

 

#Soal 2

Dalam agama Hindu, candi berfungsi sebagai tempat ….
a. pemujaan Trimurti
b. mengubur abu jenazah
c. menyimpan pusaka

d. mengubur peripih
e. pemujaan dan makam

Pembahasan:
Dalam agama Hindu, candi berfungsi sebagai tempat pemujaan dan tempat mengubur abu jenazah para raja yang ditaruh di peti batu (peripih). Pripih dianggap sebagai lambang zat jasmaniah seorang raja yang rohnya sudah bersatu dengan dewa perintisnya.
Jawaban: e

 

#Soal 3

Pengaruh masuknya agama Buddha ke Indonesia dalam sistem kepercayaan adalah dikenalnya ajaran-ajaran sebagai berikut, kecuali ….
a. reinkarnasi
b. samsara
c. dewa-dewa

d. nirwana
e. mokhsa

Pembahasan:
Agama Hindu–Buddha berpengaruh terhadap sistem kepercayaan di Indonesia. Agama Hindu mengenalkan tentang konsep dewa-dewa, sedangkan agama Buddha mengajarkan tentang samsara, nirwana, reinkarnasi, dan mokhsa.
Jawaban: c

 

#Soal 4

Kasta dalam masyarakat Hindu yang terdiri atas para pedagang dan petani, yaitu ….
a. kasta Brahmana
b. kasta Kesatria
c. kasta Waisya

d. kasta Sudra
e. kasta Paria

Pembahasan:
Kasta Brahmana terdiri atas para pendeta. Kasta Kesatria terdiri atas raja, bangsawan, dan kesatria atau prajurit. Kasta Waisya terdiri atas petani, pedagang, dan peternak. Kasta Sudra terdiri atas para pelayan. Kasta Paria terdiri
atas para gelandangan.
Jawaban: c

 

#Soal 5

Dalam memimpin kerajaan, raja dari Majapahit dibantu oleh suatu dewan pertimbangan kerajaan yang disebut ….
a. Bhatara Padmanaba
b. Bhatara Saptaprabhu
c. Paduka Bhatara
d. Paduka Padmanaba
e. Bhatara Saptapartala

Pembahasan:
Raja Majapahit dianggap sebagai dewa tertinggi yang bertakhta di puncak Mahameru. Raja memegang kekuasaan tertinggi. Ia dibantu oleh sejumlah pejabat yang tergabung dalam Bhatara Saptaprabhu atau dewan pertimbangan kerajaan. Bhatara Saptaprabhu beranggotakan sanak saudara raja.
Jawaban: b

 

#Soal 6

Golongan masyarakat Islam yang belum dapat memenuhi kewajiban agama secara sempurna adalah ….
a. santri
b. priayi
c. abangan

d. rakyat biasa
e. raja

Pembahasan:
Golongan masyarakat Islam yang belum dapat memenuhi kewajiban agama secara sempurna adalah golongan abangan.
Jawaban: c

 

#Soal 7

Dalam kalender Jawa Islam yang diciptakan oleh Sultan Agung, satu tahun ada ….
a. 350 hari
b. 354 hari
c. 355 hari
d. 356 hari
e. 360 hari

Pembahasan:
Sistem kalender Jawa Islam didasarkan pada perhitungan waktu perputaran bulan atau komariah. Dalam kalender Jawa Islam, satu tahun ada 354 hari. Sistem penanggalan Jawa Islam mulai berlaku sejak tahun 1633 M atau tahun
1555 Saka.
Jawaban: b

 

#Soal 8

Cerita atau dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh sejarah disebut ….
a. hikayat
b. babad
c. suluk
d. tambo
e. primbon

Pembahasan:
Cerita atau dongeng yang berpangkal dari peristiwa atau tokoh sejarah adalah hikayat. Hikayat ditulis dalam bentuk peristiwa atau tokoh sejarah. Hikayat ditulis dalam bentuk gancaran (karangan bebas atau prosa).
Jawaban: a

 

#Soal 9

Akulturasi budaya lokal dengan budaya Islam dalam seni aksara tercermin pada ….
a. tulisan Arab-Melayu dan bahasa Sanskerta
b. tulisan Arab Gundul dan bahasa Kawi
c. tulisan Dewanagari dan bahasa Sanskerta
d. tulisan Pranagari dan seni kaligrafi
e. tulisan Arab-Melayu dan seni kaligrafi

Pembahasan:
Akulturasi budaya lokal dengan budaya Islam dalam seni aksara tercermin pada tulisan Arab-Melayu atau Arab Gundul dan seni kaligrafi.
Jawaban: e

 

#Soal 10

Bagian atap masjid paling atas yang biasanya diberi penutup kecil dari bendabenda tertentu disebut ….
a. mihrab
b. mustaka
c. mustika
d. serambi
e. altar

Pembahasan:
Mihrab adalah tempat imam memimpin salat. Penutup pada bagian atap masjid paling atas disebut mustaka.
Jawaban: b

 


 

#Soal 1

Deskripsikan wujud akulturasi budaya Hindu–Buddha dengan budaya lokal dalam sistem kepercayaan!

Jawaban:
Agama Hindu–Buddha berpengaruh terhadap sistem kepercayaan di Indonesia. Agama Hindu mengenalkan tentang konsep dewa-dewa, sedangkan agama Buddha mengajarkan tentang samsara, nirwana, reinkarnasi, dan mokhsa.
Agama Hindu–Buddha yang masuk ke Indonesia mengalami sinkretisme (perpaduan) dengan kepercayaan animisme dan dinamisme. Pemujaan terhadap roh nenek moyang dan dewa-dewa alam tetap berlangsung.

 

#Soal 2

Deskripsikan wujud akulturasi budaya Hindu–Buddha dengan budaya lokal alam bidang seni bangunan!

Jawaban:
Wujud akulturasi budaya Hindu–Buddha dengan budaya lokal dalam bidang seni bangunan terlihat pada bangunan candi. Teknologi pembuatan candi di Indonesia merupakan kelanjutan dari punden berundak. Wujud akulturasi ini
terlihat jelas pada Candi Borobudur yang terdiri atas tiga tingkatan.

 

#Soal 3

Deskripsikan pengaruh budaya Hindu–Buddha terhadap perkembangan seni aksara di Indonesia!

Jawaban:
Pengaruh yang muncul setelah masuknya kebudayaan Hindu–Buddha (India) ke Indonesia salah satunya adalah berkembangnya aksara. Berdasarkan bukti-bukti tertulis, pengaruh budaya India dalam bidang aksara adalah dikenalnya huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta di Indonesia. Huruf Pallawa yang telah diindonesiakan
dikenal dengan nama huruf Kawi. Sejak Prasasti Dinoyo (760 M), prasasti-prasasti di Indonesia ditulis menggunakan huruf Kawi dan bahasa Kawi.

 

#Soal 4

Jelaskan mengenai pengaruh Islam pada sistem kalender di Indonesia!

Jawaban:
Pada masa berkembangnya Islam, dikenal sistem kalender Hijriyah. Sistem kalender Hijriah dimulai saat hijrahnya Nabi Muhammad saw. pada tahun 622 M. Selain tahun Hijriyah, di Jawa juga berlaku kalender Jawa Islam yang
diciptakan oleh Sultan Agung dari Kerajaan Mataram Islam. Sistem kalender Jawa Islam didasarkan pada perhitungan waktu perputaran bulan atau
komariah. Dalam kalender Jawa Islam, satu tahun ada 354 hari. Sistem penanggalan Jawa Islam mulai berlaku sejak tahun 1633 M atau tahun 1555 Saka.

 

#Soal 5

Deskripsikan perkembangan seni aksara pada masa Islam di Indonesia!

Jawaban:
Pada masa perkembangan Islam, dikenal tulisan Arab-Melayu yang merupakan wujud akulturasi antara budaya lokal dan budaya Islam. Tulisan Arab-Melayu berwujud tulisan Arab, tetapi berbahasa Melayu. Tulisan Arab-Melayu juga dikenal sebagai tulisan Jawi atau Arab Gundul. Selain tulisan Arab-Melayu, di Indonesia juga berkembang seni kaligraf. Kaligraf adalah seni melukis indah dalam bentuk tulisan Arab. Seni kaligraf muncul dan berkembang karena
adanya larangan dalam agama Islam untuk menggambarkan sesuatu makhluk hidup sesuai bentuk aslinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*