Anak Terbiasa Mengucapkan Doa yang Bernilai Ibadah

Sekarang ini banyak saya jumpai pengucapan “Syaafakallaah”, Baarakallah”, “Jaazakallahu”, dan lainnya. Suatu saat, saya membaca di timeline facebook tentang pengucapan kalimat bahasa arab yang mendapat kritikan. “Pakai Bahasa Indonesia saja, yang penting, kan, artinya. Daripada pakai Bahasa Arab, tapi salah.”

Ya, memang kadang saya temui pengucapan yang tidak tepat. Misalnya, apabila yang sakit satu orang laki-laki, maka digunakan “Syafakallah”, bukan “Syafakillah”, atau “Syafakumullah”.   

Kritik tadi betul, idealnya memang kita mengucapkan dengan kalimat yang benar, ya. Namun, jangan sampai hanya karena takut salah, kita malah meninggalkannya. Kritik ini semoga menjadi pemicu bagi kita untuk belajar bahasa Arab.

Ada beberapa kalimat doa yang memang disunnahkan untuk diucapkan seperti “Baarakallaah” dan Jaazakallah” bahkan ada petunjuk untuk menjawabnya. Ada dua keuntungan yang didapat apabila kita mengucapkan ini. Pertama, pahala karena mengikuti sunnah. Kedua, ada kalimat balasan yang isinya doa buat kita.

Inilah yang akhirnya mendorong saya untuk menulis buku tentang ini. Harapan saya, anak-anak terbiasa mengucapkan doa yang bernilai ibadah. Dan yang kedua, tentu saja saya ingin anak-anak saat mengucapkan ini benar-benar paham artinya. Jadi, ketika mendoakan pun keluar dari hati yang tulus, dan mengucapkan dengan sungguh-sungguh serta khusyuk dan penuh pengharapan agar Allah mengabulkan doa ini.

Serius sekali, ya? Tentu saja karena dituangkan dalam buku bergambar dengan sasaran anak-anak, bahasa yang digunakan tidaklah penuh dalil. Semua ditulis dengan bahasa sederhana dengan tema keseharian, sehingga lebih mudah dipahami oleh anak.

Alhamdulillah, Seri Ucapan dan Doa terdiri atas lima judul:

  1. Baarakallaahu fiik
  2. Jaazakallaahu Khairan
  3. Fii Amanillaah
  4. Syafaakallaah
  5. Qadarullaah

Alhamdulillah, isi buku sudah dicek kebenarannya oleh Ustazah Udy Andriyati, Lc., pengajar Al Quran dan Bahasa Arab.

“Dari berbagai cerita seru di dalam buku ini, anak-anak bisa belajar melafalkan kalimat-kalimat thayibah (baik) yang mengandung doa tanpa merasa digurui.”

Ustazah Udy Andriyati, Lc., pengajar Al-Qur’an dan bahasa Arab.

Semoga anak-anak suka, dan bisa mengamalkan isinya, sehingga pahalanya mengalir pada penulis dan semua pihak terkait atas terbitnya buku ini. Aamiin.

(Aan Wulandari U.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

Tiga Serangkai