Rasulullah, Teladan Terbaikku

Kisah Teladan Rasulullahstify;">30 <a href=Kisah Teladan Rasulullah" width="234" height="300" />Assalamualaikum, Adik-Adik. Senang sekali, saya bisa kembali menjumpai adik-adik lewat buku anak karya terbaru saya, yang berjudul 30 Kisah Teladan Rasulullah. Nah, sama seperti sebelumnya, kali ini saya juga akan bercerita tentang latar belakang dan proses pembuatan bukunya.

Adik-Adik, kita boleh saja memiliki seorang idola. Namun, kita harus berhati-hati dalam memutuskan siapa yang akan kita idolakan. Mengapa? Karena ketika kita mengidolakan seseorang, kita pasti akan senang menirunya. Mulai dari cara bersikap, bertingkah laku, berpakaian, dan sebagainya.

Permasalahannya, bagaimana jika sosok yang kita idolakan memberi contoh yang tidak baik? Misalnya, pakaiannya tidak menutup aurat, suka berbicara kasar, sombong,  tidak hormat pada orangtua, dan sebagainya. Apakah kita yakin, bahwa sosok seperti itu yang akan kita idolakan? Tentu tidak, bukan?

Mengidolakan manusia, pasti akan memberikan rasa kecewa, Adik-Adik. Karena yang namanya manusia, pasti tidak luput dari yang namanya salah dan lupa. Awalnya kita kira sang idola baik, tapi ternyata, perilakunya malah menjerumuskan kita. Hiyy, ternyata sulit sekali ya, mencari idola yang benar-benar bisa dijadikan teladan.

Tapi, tahukah Adik-Adik, bahwa ada seseorang yang perilakunya sangat terpuji? Dia adalah manusia yang memiliki akhlak terbaik. Dia seorang nabi dan rasul. Dia juga seorang pemimpin dan rahmat bagi seluruh alam. Dia lemah lembut kepada sesama, berbakti kepada orang tua, penyabar, pemaaf, dermawan, suka menolong, dan masih banyak lagi akhlak terpuji yang bisa kita teladani darinya. Siapakah dia? Benar sekali. Dia adalah Rasulullah saw. Rasul tercinta kita, yang selalu memikirkan ummatnya hingga akhir hayatnya.

Suatu ketika, saya membaca kitab tentang perjalanan hidupnya, Adik-Adik. Shirah Nabawiyah, nama kitabnya. Masya Allah. Air mata mengalir saat membacanya. Merinding mengikuti kisahnya. Membayangkan betapa mulianya akhlak Rasulullah, sehingga para sahabat begitu mencintainya. Sosok yang tidak hanya penuh kasih sayang kepada para sahabatnya, tapi juga sangat pemaaf kepada musuh-musuhnya.

Ada satu kisah ketika Rasulullah dilempari batu di Thaif. Kakinya berdarah. Ia dicaci maki, dihina, dan diusir oleh para penduduk Thaif. Allah marah melihat Rasul-Nya diperlakukan sedemikian rupa. Allah lalu mengutus malaikat untuk menawarkan bantuan kepada Rasulullah. Jika Rasulullah mengizinkan, maka malaikat akan mengangkat gunung dan melemparkannya kepada penduduk Thaif sebagai balasan. Tapi, apa jawaban Rasulullah ketika ditawari bantuan itu?

“Jangan, wahai Malaikat. Sesungguhnya aku berharap kelak anak cucu mereka akan beriman...”

Masya Allah... Tidakkah Adik-Adik ingin meniru akhlak Rasulullah?

Ketika itu, saya bertekad dalam hati, bahwa suatu hari, saya akan menulis buku berisi kisah teladan Rasulullah. Saya ingin Adik-Adik membacanya dan tahu lebih banyak tentang kebaikan akhlak Rasulullah. Saya berharap, buku itu kelak akan memberikan contoh nyata akan sosok yang bisa Adik-Adik jadikan idola. Sosok yang akan membawa adik-adik kepada keridhoan Allah apabila mau mengikuti sunnahnya.

Rupanya, tekad itu menjadi doa yang diaminkan oleh semesta dan akhirnya dikabulkan oleh Allah. Salah seorang editor Penerbit Tiga Serangkai, menawari saya untuk menulisnya. Tentu dengan senang hati tawaran itu saya terima. Lalu, saya pun mulai menuliskan satu demi satu kisah keteladanan Rasulullah dengan perasaan yang bercampur aduk. Sungguh, Adik-Adik. Membaca dan menuliskan kisah Rasulullah menimbulkan rasa haru, cinta, dan rindu yang luar biasa akan sosok beliau. Sosok yang akhlaknya benar-benar luar biasa apabila kita jadikan teladan.

Alhamdulillah, sekarang buku ini sudah terbit. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Penerbit Tiga Ananda yang telah mempercayakan kepada saya untuk menulisnya. Juga kepada semua pihak yang terlibat dalam proses terbit dan juga pemasarannya. Semoga buku ini bermanfaat, serta dapat membuat kita semua yang membacanya semakin cinta dan mantap menjadikan Rasulullah sebagai idola. Aamiin.... [ izzahannisa.com]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*